"Tujuannya menurut saya bukan studi banding tapi buat refreshing," kata pegiat Forum Masyarakat Pemantau Parlemen (Formappi) Made Leo Wiratma di kantornya di Jl Matraman Raya, Jakpus, Kamis (24/4/2014).
Menurut Made, selama ini dari yang terdahulu studi banding yang dilakukan ke Selandia Baru tidak ada hasil konkrit. Yang ada malah di negara tujuan lebih banyak rekreasi.
"Jadi manfaatnya kurang karena nggak ada yang bisa diterapkan. Kecuali kalau ada yang bisa diterapkan dan diumumkan secara terbuka itu kan bagus," terang Made.
Rombongan anggota Komisi VII DPR ini berangkat dalam dua kloter. Kloter pertama pada 28 April-4 Mei, dan kloter kedua pada 11-17 Mei. Total anggota yang berangkat ada 27 orang.
(ndr/mad)










































