Koalisi Gerindra-PPP Batal, Apa Kabar Pencapresan Prabowo?

Koalisi Gerindra-PPP Batal, Apa Kabar Pencapresan Prabowo?

- detikNews
Kamis, 24 Apr 2014 16:13 WIB
Koalisi Gerindra-PPP Batal, Apa Kabar Pencapresan Prabowo?
Jakarta - Mukernas PPP belum menyepakati jalinan koalisi dengan partai mana pun. Arah koalisi PPP tak lagi tertuju ke Gerindra, tiket pencapresan Prabowo Subianto pun semakin jauh dari aman.

Kehadiran Ketum PPP Suryadharma Ali di kampanye akbar Gerindra jadi angin segar bagi pencapresan Prabowo. Apalagi ditindaklanjuti dengan ikrar koalisi PPP-Gerindra di kantor DPP PPP. Namun manuver sepihak Suryadharma berbuah perpecahan di internal PPP, kepemimpinan Suryadharma digoyang.

Suryadharma terselamatkan oleh fatwa Majelis Syariah yang memerintahkan islah dua kubu yang berseteru yakni kubu Suryadharma Ali dan Sekjen Romahurmuziy. Namun di sisi lain, Majelis Syariah juga menganulir semua keputusan Suryadharma soal koalisi dengan Gerindra dan pemecatan sejumlah elite PPP secara sepihak.

Suryadharma kemudian 'diseret' ke Mukernas PPP. Kesepakatan islah memang membuat posisi Suryadharma sebagai Ketum PPP masih aman, meski sejumlah elite PPP mendorong percepatan Muktamar untuk memilih pengganti Suryadharma sebagai Ketua Umum PPP.

Lebih mengejutkan lagi, Mukernas PPP tak menegaskan arah koalisi ke Gerindra. Mukernas yang digelar di Hotel Seruni III, Cisarua, Bogor, Kamis (24/4/2014), menyepakati arah koalisi PPP baru akan ditentukan di Rapimnas pada pekan pertama Mei 2014 nanti, tanpa menyebut arah yang jelas.

Hasil ini tentu mengejutkan, mengingat Suryadharma sudah menegaskan dukungan ke Prabowo di kantor DPP PPP. Prabowo yang terkesima sempat memuji Suryadharma yang menawarkan koalisi tanpa embel-embel permintaan apa pun.

Tentu saja ini mengganggu pencapresan Prabowo. Sebab sampai saat ini belum ada satu partai yang pasti berkoalisi dengan Gerindra. Kalaupun PPP Gerindra berkoalisi, masih butuh satu parpol lagi untuk memenuhi syarat pengusungan capres yakni minimal 25% suara sah nasional atau 20% kursi DPR.

Untuk mengatasi persoalan ini Gerindra sebenarnya sudah melobi PKS dan Golkar. Namun komunikasi dengan dua parpol ini juga belum menunjukkan ada angin segar.

Lalu bagaimana nasib pencapresan Prabowo Subianto?



(van/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads