Sayangnya anggota Komisi VII DPR Satya W, yang juga anggota Pansus RUU Panas Bumi tak mau berkomentar saat dikonfirmasi, Kamis (24/4/2014). Soal siapa saja yang berangkat juga dia menyarankannya agar bertanya ke Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, Kementerian ESDM.
Namun penelusuran detikcom, untuk tiket pesawat saja, misalnya dengan menggunakan pesawat Singapore Airlines di kelas ekonomi harga PP sekitar SGD 3 ribu. Untuk kelas bisnis sekitar SGD 6 ribu. Belum diketahui para anggota rombongan DPR ini naik pesawat di kelas apa.
Kemudian, belum lagi ongkos akomodasi hotel di Selandia Baru. Para anggota DPR ini tinggal selama 6 hari di Selandia Baru. Belum ada konfirmasi yang jelas soal anggaran yang dihabiskan anggota DPR ini.
Pastinya, di masa reses dan jelang masa bakti berakhir anggota DPR ini tentu dipertanyakan bila mereka tetap ngotot pergi ke Selandia Baru. Akankah efektif studi banding ini?
(dnu/ndr)











































