"Data terakhir, baiklah,Belum final, luar negeri belum. Tapi insya Allah Gerindra dapat satu (kursi)," ujarnya kepada wartawan di kantor DPP Gerindra Jalan Harsono, Ragunan Jakarta Selatan, Kamis (24/4/2014).
Mantan calon gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, ia menempati posisi tiga perolehan suara untuk dapil DKI II, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Luar Negeri. Ia berhasil meraup 47.564 suara. Sementara posisi pertama diraih caleg PKS, Hidayat Nurwahid 104.581 suara, dan caleg PDIP Eriko Sotarduga berada di posisi dua dengan perolehan suara sebesar 55.295.
"Dari perhitangan dalam negeri aja, PDIP dapat 2 (kursi), Gerindra agak berat dapat dua, tapi bisa berubah kalau ditambahin sama luar negeri. Ini belum final," ujarnya.
Putra Almarhum Benyamin S ini mengaku menghabiskan dana sebesar Rp 503.313.000 selama masa kampanye. Jaringan dari pemilihan gubernur tahun 2002 lalu juga memiliki pengaruh terhadap besarnya perolehan suara yang ia raih.
"Saya paling nggak banyak spanduk. Jaringan dari pilgub kemarin juga. Saya bikin CD lagu - lagu almarhum babe," ujarnya.
Biem mengatakan, jika nanti telah duduk di kursi DPR, ia ingin membidangi bidang budaya, pariwisata dan kepemudaan.
"Saya lebih condong ke budaya, pariwisata dan kepemudaan. Tapi lihat saja nanti," ujarnya.
Sementara caleg Gerindra lainnya, Bondan Winarno hanya mampu meraup 22.000 suara.
(idh/trq)











































