4 Sinyal Suryadharma Akan Kehilangan Posisi Ketum PPP

4 Sinyal Suryadharma Akan Kehilangan Posisi Ketum PPP

- detikNews
Kamis, 24 Apr 2014 13:25 WIB
4 Sinyal Suryadharma Akan Kehilangan Posisi Ketum PPP
Jakarta - Ketua Umum Suryadharma Ali (SDA) akhirnya memenuhi undangan Mukernas PPP. Mukernas ini awalnya diinisiasi kubu Sekjen Romahurmuziy menyikapi sikap politik sepihak yang dilakukan sang ketua umum. Namun setelah kata islah tercapai pada Selasa (22/4) malam, mukernas tersebut menjadi arena resmi untuk bertemunya kedua kubu atas nama besar PPP.

Mukernas PPP digelar di Hotel Seruni III, Cisarua, Jawa Barat, 23-24 April 2014. Mukernas ini dihadiri perwakilan 28 DPW, pengurus DPP dan majelis-majelis. Jumlah peserta sekitar 280 orang.

Pada hari pertama mukernas, SDA memang hadir. Namun dia datang sebelum Mukernas dimulai. SDA dan Waketum Emron Pangkapi pun melakukan pertemuan tertutup. Saat mukernas akan dimulai, SDA justru meninggalkan area. Mukernas akhirnya dibuka oleh Emron yang juga ditunjuk sebagai Plt Ketum oleh rapimnas sebelumnya.

Mukernas yang berlangsung hingga dini hari tadi berlangsung hangat. Para peserta mukernas mendesak agar SDA hadir. Mereka ingin mendengar langsung penjelasan dari orang yang masih nomor satu di PPP itu perihal ijtihad politiknya menghadiri kampanye Gerindra di GBK sebelum Pileg, deklarasi dukungan pencapresan Prabowo, hingga kebijakan pemecatan terhadap sejumlah pimpinan PPP.

Hari ini, SDA pun akhirnya memenuhi keinginan para peserta. SDA hadir di mukernas. Namun ada pemandangan yang tidak biasa dari sang menteri agama itu. Meski masih sebagai ketum, beberapa tanda yang terjadi seakan menunjukkan SDA terasing di musyawarah partainya sendiri.

Posisi SDA saat ini memang terancam. Jika saja dia tak hadir ke Mukernas hari ini, bisa jadi, siang ini juga posisi Ketum sudah berpindah ke tangan Emron Pangkapi. Peserta Mukernas memang mengancam akan melengserkan SDA jika tak datang ke Mukernas hari ini.

Meski akhirnya hadir, belum tentu posisi SDA aman. Sebab, sudah muncul juga desakan agar Muktamar untuk memilih ketum baru dipercepat. Sinyal-sinyal sudah terpancar. Berikut beberapa sinyal SDA akan kehilangan posisi ketum PPP:

Tidak berjas hijau PPP

Layaknya musyawarah partai, semua pimpinan hingga kader yang hadir dalam musyawarah partai pastinya mengenakan jas kebesaran partainya. Namun ini tidak terjadi saat Suryadharma Ali hadir di Mukernas PPP di Bogor, Jawa Barat. Sang ketum tidak mengenakan jas hijau khas PPP. SDA hanya mengenakan batik cokelar dan bekopiah hitam.

Pemandangan ini sangat kontras dengan momentum saat SDA menghadiri kampanye akbar Gerindra di GBK sebelum Pileg. Saat itu, SDA dengan bangga mengenakan jas hijau PPP.

Ke manakah jas hijau PPP Suryadharma?

Tidak berjas hijau PPP

Layaknya musyawarah partai, semua pimpinan hingga kader yang hadir dalam musyawarah partai pastinya mengenakan jas kebesaran partainya. Namun ini tidak terjadi saat Suryadharma Ali hadir di Mukernas PPP di Bogor, Jawa Barat. Sang ketum tidak mengenakan jas hijau khas PPP. SDA hanya mengenakan batik cokelar dan bekopiah hitam.

Pemandangan ini sangat kontras dengan momentum saat SDA menghadiri kampanye akbar Gerindra di GBK sebelum Pileg. Saat itu, SDA dengan bangga mengenakan jas hijau PPP.

Ke manakah jas hijau PPP Suryadharma?

Duduk di pojokan

SDA menghadiri mukernas PPP di Hotel Seruni III, Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Dia tiba sekitar pukul 10.40 WIB dengan menumpang mobil pribadi. Wartawan yang sudah menunggunya sejak pagi langsung memberondong sang ketua umum dengan pertanyaan, namun dia bergeming. Dia langsung berjalan masuk ke dalam ruang mukernas.

Anehnya, protokoler mukernas justru mengarahkan sang menteri agama itu untuk duduk di sebuah kursi dengan meja bundar bertaplak merah di sisi pojok kanan ruang mukernas. Posisinya berjarak agak jauh dari meja pimpinan rapat.

Tak lama, Sekjen PPP Romahurmuziy datang menghampiri SDA. Tak tahu lagi apa yang terjadi, karena awak media langsung dipersilakan keluar ruangan. Namun tak lama, terlihat dari luar di balik kaca, SDA sudah berada di kursi pimpinan rapat, tanpa berjas hijau.

Sebagai pimpinan partai, apalagi belum lengser dari jabatannya sebagai ketua umum, semestinya SDA duduk berdampingan dengan pimpinan DPP PPP lainnya di tengah, di barisan depan peserta mukernas. Ada apa?

Duduk di pojokan

SDA menghadiri mukernas PPP di Hotel Seruni III, Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Dia tiba sekitar pukul 10.40 WIB dengan menumpang mobil pribadi. Wartawan yang sudah menunggunya sejak pagi langsung memberondong sang ketua umum dengan pertanyaan, namun dia bergeming. Dia langsung berjalan masuk ke dalam ruang mukernas.

Anehnya, protokoler mukernas justru mengarahkan sang menteri agama itu untuk duduk di sebuah kursi dengan meja bundar bertaplak merah di sisi pojok kanan ruang mukernas. Posisinya berjarak agak jauh dari meja pimpinan rapat.

Tak lama, Sekjen PPP Romahurmuziy datang menghampiri SDA. Tak tahu lagi apa yang terjadi, karena awak media langsung dipersilakan keluar ruangan. Namun tak lama, terlihat dari luar di balik kaca, SDA sudah berada di kursi pimpinan rapat, tanpa berjas hijau.

Sebagai pimpinan partai, apalagi belum lengser dari jabatannya sebagai ketua umum, semestinya SDA duduk berdampingan dengan pimpinan DPP PPP lainnya di tengah, di barisan depan peserta mukernas. Ada apa?

Tak ada sambutan hangat

Kehadiran SDA di mukernas PPP memang ditunggu-tunggu para peserta mukernas. Namum kedatangannya tak mendapat sambutan hangat. Situasi ini agak berbeda saat Waketum PPP yang juga Plt Ketum Emron Pangkapi tiba 20 menit setelah SDA.

Emron mengenakan jaket hijau khas PPP dan berkopiah hitam. Dia berjalan dari hotel yang berjarak tidak terlalu jauh menuju gedung mukernas. Sepanjang jalan, para pendukungnya meneriakan takbir dan tepuk tangan untuk Emron. Kedatangan Emron terlihat lebih heboh daripada saat SDA hadir. Tak ada teriakan takbir saat SDA datang.

"Itu siapa yang masuk? Saya nggak bisa lihat. Kalau mau konferensi pers di luar saja," teriak salah seorang peserta Mukernas.

Tak ada sambutan hangat

Kehadiran SDA di mukernas PPP memang ditunggu-tunggu para peserta mukernas. Namum kedatangannya tak mendapat sambutan hangat. Situasi ini agak berbeda saat Waketum PPP yang juga Plt Ketum Emron Pangkapi tiba 20 menit setelah SDA.

Emron mengenakan jaket hijau khas PPP dan berkopiah hitam. Dia berjalan dari hotel yang berjarak tidak terlalu jauh menuju gedung mukernas. Sepanjang jalan, para pendukungnya meneriakan takbir dan tepuk tangan untuk Emron. Kedatangan Emron terlihat lebih heboh daripada saat SDA hadir. Tak ada teriakan takbir saat SDA datang.

"Itu siapa yang masuk? Saya nggak bisa lihat. Kalau mau konferensi pers di luar saja," teriak salah seorang peserta Mukernas.

Suryadharma menangis

Ketua Umum Suryadharma Ali (SDA) hadir di mukernas PPP untuk memberi penjelasan perihal ijtihad politiknya yang memicu kekisruhan internal.

Di mukernas ini, SDA tidak mengenakan jas hijau khas PPP seperti para peserta mukernas lainnya. SDA hanya mengenakan batik cokelat dan berkopiah hitam.

Rapat berlangsung tertutup. Awak media hanya dapat mencermati dari luar ruangan. Namun dari balik kaca ruangan mukernas, SDA terlihat berbicara di depan para peserta mukernas. Tidak jelas apa yang disampaikan SDA. Terdengar tepuk tangan peserta di awal pidato SDA. Namun setelah itu, SDA terdengar menangis. Suasana agak hening. Setelah 30 menit, SDA menuntaskan pidatonya. Awak media pun lalu dipersilakan masuk.

Di dalam ruangan, SDA terlihat dihampiri dan dipeluk koleganya sesama pimpinan partai. Satu per satu sekjen dan waketum-waketum PPP memeluk SDA. Nampak bekas tangisan masih membekas di mata SDA.Β 

Suryadharma menangis

Ketua Umum Suryadharma Ali (SDA) hadir di mukernas PPP untuk memberi penjelasan perihal ijtihad politiknya yang memicu kekisruhan internal.

Di mukernas ini, SDA tidak mengenakan jas hijau khas PPP seperti para peserta mukernas lainnya. SDA hanya mengenakan batik cokelat dan berkopiah hitam.

Rapat berlangsung tertutup. Awak media hanya dapat mencermati dari luar ruangan. Namun dari balik kaca ruangan mukernas, SDA terlihat berbicara di depan para peserta mukernas. Tidak jelas apa yang disampaikan SDA. Terdengar tepuk tangan peserta di awal pidato SDA. Namun setelah itu, SDA terdengar menangis. Suasana agak hening. Setelah 30 menit, SDA menuntaskan pidatonya. Awak media pun lalu dipersilakan masuk.

Di dalam ruangan, SDA terlihat dihampiri dan dipeluk koleganya sesama pimpinan partai. Satu per satu sekjen dan waketum-waketum PPP memeluk SDA. Nampak bekas tangisan masih membekas di mata SDA.Β 
Halaman 2 dari 10
(rmd/trq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads