KPAI Duga Kekerasan Seksual di JIS Tak Hanya Dilakukan Petugas Kebersihan

KPAI Duga Kekerasan Seksual di JIS Tak Hanya Dilakukan Petugas Kebersihan

- detikNews
Kamis, 24 Apr 2014 12:58 WIB
KPAI Duga Kekerasan Seksual di JIS Tak Hanya Dilakukan Petugas Kebersihan
Jakarta - Satu lagi korban kekerasan seksual di TK Jakarta International School (JIS) melapor ke polisi. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang melakukan pendampingan terhadap korban, menduga ada pelaku lain selain cleaning service yang melakukan kekerasan seksual pada anak-anak ini.

"Total ada dua anak yang kita dampingi dan menurut pengakuan mereka diduga ada pelaku lain yang terlibat kekerasan seksual ini," kata Ketua KPAI Asrorun Ni'am Soleh kepada detikcom, Kamis (24/4/2014).

Asrorun mengatakan dari pengakuan anak-anak ini ada tiga kata yang keluar dari pengakuan mereka terkait pelaku kekerasan ini. Kata-kata itu adalah 'the boss', 'security' dan 'berambut pirang'.

"Kita sedang minta foto-foto orang yang bekerja di JIS untuk memeriksa dugaan ini," katanya.

Asrorun menyatakan, korban kedua di JIS dilecehkan saat berada di dalam kelas. Peristiwanya lebih dulu terjadi dibandingkan kasus pelecehan anak lainnya yang sudah ditangani polisi.

"Korban yang kedua justru lebih dulu kejadiannya," katanya.

Akibat pelecehan ini, sang anak menderita demam dan mengalami perubahan perilaku. Namun orang tua tidak menyadari adanya pelecehan ini. Anak ini menderita sakit perut dan demam, namun belum bercerita adanya kekerasan seksual ini.

"Setelah berita pelecehan mencuat orang tuanya melihat gejalanya mirip dan barulah anak ini mau cerita," katanya.

KPAI sudah melaporkan kasus terbaru di JIS ke Polda Metro Jaya. Dia berharap kasus ini bisa cepat ditangani juga. "Kita berharap bisa segera diungkap kalau memang ada pelaku lainnya," katanya.

Untuk kasus pertama, polisi telah menetapkan dua petugas kebersihan Agun dan Awan sebagai tersangka.



(nal/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads