Bantah 'Geng Tancho', Wasekjen PDIP: Kami Solid

Bantah 'Geng Tancho', Wasekjen PDIP: Kami Solid

- detikNews
Kamis, 24 Apr 2014 12:01 WIB
Bantah Geng Tancho, Wasekjen PDIP: Kami Solid
Hasto (batik warna-warni)
Jakarta - Rumor 'Geng Tancho' menjadi buah bibir di internal PDIP merujuk pada orang-orang yang selalu ada mengelilingi Puan Maharani. Wasekjen PDIP Hasto Kristiyanto membantah itu tersebut dan menyebut itu adalah isu serangan pihak luar.

"Banyak yang melihat PDIP kok solid, kepemimpinannya jelas, aturannya tegas, ketua umum mendapatkan mandat tentukan capres dan cawapres, sehingga banyak serangan dari pihak luar," ujar Hasto Kristiyanto saat berkunjung ke kantor KPU Jalan Imam Bonjol, Jakpus, Kamis (24/4/2014).

Menurut Hasto, tren yang berkembang di partai politik jelang pilpres memang kecenderungan disintegrasi parpol. Faksi-faksi di tubuh partai menjadi nyata terkait beda sikap dukungan capres.

"Kita prihatin dengan PPP dan kita melihat ada faksi-faksi di parpol lain," ujarnya.

Tapi Hasto memastikan di partainya tidak ada perpecahan, dan tidak ada istilah 'Gang Tancho' yang mencoba membuat faksi-faksi di partai berlambang banteng moncong putih.

"Memang itu serangan dari pihak luar menggunakan cara-cara tak beretika dan seolah kita ada geng. Tidak ada geng, kita satu garis kebijakan," tegas Hasto.

Istilah 'Geng Tancho' itu diambil dari nama minyak rambut legendaris yang menggambarkan para pria klimis. Geng Tancho meruju pada pria-pria pembisik di sekitar Puan Maharani.

Pria-pria ini bersama Puan diisukan terus menjalin komunikasi untuk memperkuat peran Puan salah satunya untuk meramu cawapres serta kabinet tanpa mengajak Jokowi. Salah satu manuver mereka adalah pertemuan Puan dan 'Geng Tancho' dengan Ketum PAN Hatta Rajasa sehari sebelum Pileg.

(iqb/trq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads