"Ada isu temuan batu giok, makanya warga pada ke situ. Ramai di situ," jelas Yogi, seorang warga saat dikonfirmasi, Rabu (24/4/2014).
Tanah kosong yang cukup luas itu milik seorang warga yang sudah pindah. Entah bagaimana, sejak Selasa (22/4) warga datang kesana. Isu menyebar dari mulut ke mulut kalau ada harta karun di lokasi itu.
Hingga siang ini sejumlah warga masih datang karena penasaran. Namun petugas sudah berjaga-jaga dan memberi garis polisi. "Kemarin ada yang nemu batu warna warni, nggak tahu batu apa. Saya cuma lewat saja, nggak mau ikut-ikutan," tutur Yogi.
Belum diketahui darimana asal usul isu liar soal giok mahal yang ditemukan. Pastinya keramaian dua hari pada Selasa dan Rabu sampai membuat lalu lintas di kawasan itu macet.
(ndr/mad)











































