"Turis suka datang dan naik ke sini. Saya persilakan, mereka ingin melihat pemandangan. Memang bagus kalau dilihat dari tempat zoom," urai pemilik rumah Tanggol Angien Jatikusumo saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (24/4/2014).
Tanggol membangun rumah dengan luas 17x18 meter setinggi 4 lantai itu selama dua tahun. Rumah itu dibangun di atas tanah seluas 3.800 meter. "Borobudur terlihat bagus dari sini," terang Tanggol.
Alasan dia membangun rumah kamera itu untuk tempat galeri dan pelatihan anak-anak melukis. Dahulu, Tanggol kerap berpameran di Singapura. Dia kini ingin menghabiskan masa tuanya dengan mengajar anak-anak melukis.
"Saya bangun rumah kamera ini karena kamera mempermudah. Dahulu kalau ingin melukis kan harus on the spot, sekarang tinggal memakai kamera untuk mengambil gambar," jelas dia.
Tanggol menjelaskan pembangunan rumah kamera ini belum selesai. Masih ada beberapa bagian yang perlu dipermak. Namun, rumah kamera ini terbuka bagi siapa yang ingin melihat keindahan Merapi, Borobudur, atau Merbabu.
(ndr/mad)











































