Izhoer, penumpang bus TransJ yang ikut digeledah, mengatakan kejadian itu terjadi pada Kamis (24/4/2014), sekitar pukul 07.00 WIB. Salah seorang penumpang wanita mengaku kehilangan sebuah tablet dan posisinya resleting tasnya terbuka. Wanita itu pun langsung melaporkan ke kondektur.
"Setelah dia laporan, kondektur bilang kalau penumpang yang mau turun harus digeledah. Penumpang pun tidak apa-apa digeledah," ujar Izhoer kepada detikcom, Kamis (24/4/2014).
Izhoer mengatakan, selain harus menggeledah para penumpang, kondektur juga melarang penumpang lain untuk memasuki TransJ tersebut.
"Jadi tadi semua penumpang digeledah di Halte Senen dan Halte Harmoni," ucapnya.
Namun Izhoer menyayangkan penggeldahan itu kurang maksimal. Alasannya, tidak ada penggeledah wanita sehingga penumpang wanita tidak diraba-raba saat penggeledahan.
"Itu yang saya sayangkan, tidak ada penggeledahan untuk wanita karena petugasnya kebanyakan laki-laki. Jadi yang wanita cuma diperiksa tasnya saja sedangkan laki-laki pemeriksaan ketat seperti di bandara, " ujarnya.
(rvk/sip)











































