"Ya kalau punya wajar-wajar saja. Masa diserang diam saja. Diserang ya jawab. Tapi bahwa mereka dibayar, itu yang harus dibayar," kata Jokowi di Bandara Radin Inten II, Lampung, Rabu (23/4/2014).
Menurut Jokowi semua serangan di dunia maya itu harus dijawab dan diluruskan. Tak peduli itu dari pasukan nasi bungkus atau istilah lainnya.
"Kalau ada yang bilang pasukan nasi bungkus, pasukan nasi kotak ya terserah. Kita tidak ngerti itu siapa," kata Jokowi.
Tim backup Jokowi sendiri terdiri dari relawan. Jokowi tak mengorganisir dengan rapi tim yang tersebar di seluruh nusantara ini.
"Diorganisisr itu diorganisir dengan siapa. Kalau partai lain nggak apa-apa kalau mereka punya uang," pungkasnya.
(van/try)











































