Diduga Kabur ke LN, Polri Buru 2 Direksi dan 1 Staf Bank Global
Rabu, 15 Des 2004 16:39 WIB
Jakarta -
Dua direksi dan seorang staf Bank Global diduga sudah melarikan diri ke luar negeri. Padahal sebelumnya, 2 orang dari mereka sudah masuk daftar pencegahan ke luar negeri. Diduga mereka sudah berada di luar negeri sebelum surat itu dikeluarkan.Wakabareskrim Mabes Polri Irjen Pol Dadang Garnida mengatakan pihaknya tengah memburu ketiga orang itu. Mereka adalah Dirut Bank Global Irawan Salim, Direktur Operasional Bank Global Rico Santoso dan Steven. "Kita sedang cari 3 orang itu, dirut, direktur operasional dan Steven. Kita sudah melangkah. Kalau-kalau dia lari ke luar negeri, saya sudah menghubungi kepolisian Singapura dan Malaysia," ujarnya di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Rabu (15/12/2004). Dikatakan Dadang, pihaknya tengah berkoordinasi dengan interpol melalui National Central Beureau (NCB) di Indonesia. Jika ketiga orang itu benar-benar melarikan diri ke luar negeri, tidak menutup kemungkinan Mabes Polri akan mengajukan mereka masuk daftar red notice yang dikeluarkan pusat red notice internasional di Lyon, Prancis. "Irawan itu dirut, dia sampai sekarang belum tertangkap dan kita sedang cari Steven dan Rico karena kita lihat keterlibatan mereka," katanya. Ditanya siapakah Steven, Dadang hanya mengatakan ia adalah salah seorang karyawan Bank Global yang berada di bawah direktur operasional. Ia diduga terlibat upaya penghilangan dokumen. Ketika orang itu dijerat UU 10/1998 tentang Perbankan. Sebelumnya, Rico dan Irawan dikabarkan telah melarikan diri ke Singapura. Irawan diduga sudah berada di luar negeri sejak Jumat, pekan lalu.
(rif/)










































