FBI Selidiki Jenis Obat Bius yang Digunakan Paedofil Eks Guru JIS

FBI Selidiki Jenis Obat Bius yang Digunakan Paedofil Eks Guru JIS

- detikNews
Rabu, 23 Apr 2014 16:42 WIB
FBI Selidiki Jenis Obat Bius yang Digunakan Paedofil Eks Guru JIS
Foto: FBI
Jakarta - William James Vahey diduga telah melakukan kekerasan seksual terhadap sedikitnya 90 anak-anak dari sejumlah sekolah internasional di dunia. Dalam melancarkan aksinya, Vahey menggunakan obat bius sehingga korbannya tak sadarkan diri.

Oleh karena itu, FBI hendak mengumpulkan sejumlah keterangan dari semua orang yang merasa pernah menjadi korban Vahey. Hal ini dilakukan untuk mengungkap perilaku menyimpang Vahey, terutama setelah mantan guru ilmu sosial di Jakarta International School (JIS) 1992-2002 itu memilih bunuh diri daripada ditangkap.

"Menurut pengakuannya sendiri, Vahey menggunakan obat tidur pada korbannya. Tapi penyidik ingin mempelajari lebih lanjut metode dan obat apa yang ia gunakan," kata penyidik FBI Patrick Fransen dalam situs resmi FBI dan dikutip detikcom, Rabu (23/4/2014).

Sebelum bunuh diri, Vahey ketahuan oleh rekan/atasannya di American Nicaraguan School, mendokumentasikan orientasi seksual menyimpangnya ke dalam sebuah USB. Alhasil, Vahey dipecat pada 12 Maret 2014. Kemudian pihak sekolah internasional tempat terakhir Vahey mengajar itu melaporkan temuannya kepada FBI.

"Vahey melakukan perjalanan secara ekstensif selama empat dekade terakhir, mengajar di sekolah-sekolah Amerika di Nikaragua, Inggris, Venezuela, Indonesia, Arab Saudi, Yunani, Iran, Spanyol, dan Libanon," ujar Fransen.

Namun saat FBI hendak menangkapnya, Vahey memilih bunuh diri di Minnesota, AS, pada 21 Maret 2014 lalu.

Para penyidik federal ingin mengetahui jumlah pasti korban Vahey dari seluruh dunia. "Korbannya multinasional. Selain warga negara asing, sekolah dihadiri oleh anak-anak dari diplomat Amerika, personel militer di luar negeri, dan warga negara Amerika yang bekerja di luar negeri," tutup Fransen.

Lewat situsnya, FBI melansir informasi tentang dugaan kejahatan Vahey dan meminta bantuan masyarakat untuk mengindentifikasi para korban Vahey.

JIS telah mengeluarkan pernyataan terkait kasus Vahey. JIS membenarkan Vahey pernah mengajar di sekolahnya dan menyatakan siap bekerja sama dengan FBI.

(vid/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads