4 Catatan Pakar Pendidikan Arief Rachman Soal Kasus Sodomi di JIS

4 Catatan Pakar Pendidikan Arief Rachman Soal Kasus Sodomi di JIS

- detikNews
Rabu, 23 Apr 2014 14:28 WIB
4 Catatan Pakar Pendidikan Arief Rachman Soal Kasus Sodomi di JIS
Jakarta - Kasus pelecehan seksual terhadap siswa TK Jakarta Internasional School (JIS) terungkap. Ada empat hal yang menjadi perhatian dalam kasus
tersebut.

Hal itu diungkap oleh pakar pendidikan Arief Rachman usai mengikuti acara pembukaan Inacraft 2014 di Gedung JCC, Jakarta, Rabu
(23/4/2014). Dalam acara yang dibuka oleh Presiden SBY ini, Arief bertugas sebagai pembaca doa.

"Yang pertama adalah pelecehan seksual, itu dituntut sampai pengadilan, pelakunya harus dihukum seberat-beratnya," ujar Arief.

Yang kedua, lanjut Arief, adalah masalah kelalaian dari guru pada pelajaran tersebut. Guru tersebut harus dituntut dan dimintai pertanggungjawaban.

"Lalu yang ketiga adalah manajemen sekolah, bertanggung jawab. Yang keempat, pengawasan pemerintah juga harus dilihat, peneliti, pengawas.
Dan terakhir soal hukum, hukumnya harus dibereskan," paparnya.

Arief melihat semua pihak kecolongan dalam kasus ini termasuk Kemendikbud. Bahkan Arief sendiri merasa dirinya kecolongan.

"Saya melihat kelalaian, kita kan kecolongan semua yah, termasuk diri saya sendiri, saya mendengar pertama hari pertama ada pelecehan
seksual, saya kembali ke sekolah, kumpulkan karyawan, saya kumpulkan guru-guru, lalu saya beritahu posisi supaya kita hati-hati jangan
sampai kecolongan," kata Arief.

(mpr/fjp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini