"Sudah kita periksa guru dan sekuriti. Ke depan akan kita panggil lagi kepala sekolah," kata Kabid Humas POlda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto di kantornya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (22/4/2014).
Rikwanto mengatakan penyidik akan meminta keterangan terkait dengan sistem pendidikan, pengasuhan dan bagaimana sistem kemananan yang ada di JIS. Untuk waktunya sendiri akan ditentukan oleh penyidik langsung, "Bagaimana sekuriti di situ kenapa bisa kecolongan di sekolah," ucap Rikwanto.
Terkait dengan dugaan adanya korban lain, hingga saat ini Polisi belum menerima laporan. Polisi terus mengimbau agar para orang tua memeriksa anaknya, ditakutkan mereka juga menjadi korban pelaku.
"Sampai sekarang belum ada laporan. Kami masih menunggu dan mendalami," ujarnya.
(slm/mad)










































