Suap Pembelian Tank Scorpion
KPK Hubungi The Guardian
Rabu, 15 Des 2004 13:19 WIB
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghubungi The Guardian, surat kabar Inggris yang mengungkap dugaan suap dalam pembelian tank Scorpion. Untuk mengungkap kasus suap yang diduga melibatkan Siti Hardiyanti Rukmana itu, KPK juga akan mencari data ke Departemen Keuangan, Departemen Pertahanan dan Kedubes Inggris. "Sekarang kita mulai menghubungi teman-teman kita dari Kedubes, jurnalis Guardian, Depkeu dan Dephan barangkali masih ada dokumen tentang pembelian tank scorpion itu. Setahu saya pembelian tank itu belum lunas," kata Ketua KPK Taufikkurrahman Ruki.Hal itu disampaikan Ruki kepada wartawan usai mengikuti penandatangan MoU Badan Pemberantasan Korupsi se-Asean, di Hotel Hilton, Jakarta, Rabu (15/12/2004).Upaya-upaya tersebut dilakukan KPK untuk mendapatkan bukti primer. Sejauh ini data yang didapat KPK dari pers dan internet baru merupakan data skunder. Ruki menyatakan tidak mempunyai target berapa lama penyelesaian kasus tersebut. KPK, hingga kini, juga belum mempunyai rencana memanggil pihak-pihak yang diduga terkait. Tapi ditegaskan, KPK sangat serius mengungkap kasus tersebut."Nanti kita lihat dari dokumen-dokumen itu. Yang jelas kami tidak diam karena masalah ini masalah nasional dan menjadi perhatian dunia internasional," katanya.
(iy/)











































