Selidiki Dugaan Suap Tutut, Komisi I DPR Bentuk Panja
Rabu, 15 Des 2004 11:50 WIB
Jakarta - Komisi I DPR akan membentuk Panja Pertahanan untuk menyelidiki dugaan kasus suap Mbak Tutut dalam pembelian tank Scorpion. Setelah Panja terbentuk, Komisi I akan memanggil semua orang yang diduga terlibat dalam kasus ini, termasuk petinggi dan mantan petinggi TNI. Demikian diungkapkan Wakil Ketua Komisi I FKB Effendy Choirie kepada wartawan sebelum acara Konsolidasi Nasional Eksekutif dan Legislatif PKB di Ballroom Hotel Kartika Chandra, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (15/12/2004)."Peristiwa ini menjadi besar karena menyangkut Mbak Tutut yang terkait dengan penguasa lama dan juga melibatkan sejumlah petinggi seperti isu yang beredar," ujarnya tanpa memaparkan siapa saja yang direncanakan akan dipanggil Komisi I. Dikatakan Gus Choi, Komisi I serius dalam menyikapi masalah ini. "Kita akan membentuk Panja atau Pokja Pertahanan. Sejauh ini kita sudah memiliki dan mengumpulkan data-data mengenai tokoh-tokoh yang terlibat dalam masalah ini," katanya. Ia menambahkan, saat ini DPR telah melakukan perumusan hak angket dan sudah disebar, bahkan telah ditandatangani sejumlah anggota DPR. Disinggung target Panja, menurut Gus Choi, agar ke depan pembelian peralatan pertahanan dilakukan dengan lebih berhati-hati. "TNI harus lebih berhati-hati dalam melakukan pembelian peralatan pertahanan dan juga harus terbuka dan transparan saat membuat rekanan, jangan sembarangan," tandasnya.
(rif/)











































