Hatta Turut Buka Suara Soal Puisi Pasukan Nasi Bungkus

Hatta Turut Buka Suara Soal Puisi Pasukan Nasi Bungkus

- detikNews
Senin, 21 Apr 2014 22:34 WIB
Hatta Turut Buka Suara Soal Puisi Pasukan Nasi Bungkus
Jakarta - Waketum Gerindra Fadli Zon berpuisi soal pasukan nasi bungkus, laskar cyber bayaran, yang kerap berkeliaran di dunia maya. Dalam puisinya, Fadli menyindir para pengguna internet yang kerap menyerang partai politik tertentu di media sosial.

Ketua Umum PAN Hatta Radjasa turut berkomentar atas maraknya laskar cyber bayaran tersebut. Menurutnya, siapa pun boleh mengeluarkan opini di dunia maya.

"Hanya memang jangan sampai ada yang hoax. Itu tidak baik," kata Hatta usai menghadiri acara Penganugerahan Tokoh Perubahan Republika 2014 di Djakarta Theatre, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (21/4/2014).

Di sisi lain, menurut Hatta, kebebasan menyuarakan pendapat merupakan hak setiap orang. Apalagi berkat kemajuan zaman, semua orang dapat mengakses dunia maya dan mengungkapkan suaranya melalui media tersebut.

"Ya saya kira media sosial dalam revolusi itu tidak bisa tercegah, dan itu sangat membantu dalam penyebaran informasi," tutupnya.

Puisi yang digubah Fadli tanggal 20 April 2014 ini diterima lewat pesan singkat dari Fadli Zon. Terminologi 'pasukan nasi bungkus' memang sedang populer dan akhir-akhir ini kerap digunakan di dunia maya. Istilah ini merujuk pada pendukung-pendukung tokoh atau partai politik tertentu.

Pasukan nasi bungkus diidentikkan dengan pendukung bayaran. Istilah berbau sarkasme ini sering digunakan sebagai olok-olok yang ditujukan dari pendukung tokoh tertentu kepada pendukung tokoh lain yang berseberangan.

Entah 'pasukan nasi bungkus' siapa yang dimaksud Fadli. Namun yang jelas, istilah ini acap kali digunakan pendukung capres PDIP Joko Widodo (dulu calon gubernur pada Pilgub DKI) atau juga capres Gerindra Prabowo Subianto akhir-akhir ini, dan dalam frekuensi yang lebih sedikit digunakan juga oleh pendukung tokoh/partai lainnya.


(kff/vid)


Berita Terkait