Ini Cara Petugas KPPS Mengakali Hasil Rekapitulasi 19 TPS di Sampang

Ini Cara Petugas KPPS Mengakali Hasil Rekapitulasi 19 TPS di Sampang

- detikNews
Senin, 21 Apr 2014 19:27 WIB
Ini Cara Petugas KPPS Mengakali Hasil Rekapitulasi 19 TPS di Sampang
Jakarta - Sebanyak 19 TPS di Sampang, Madura, menggelar pemungutan suara pada 9 April tidak sesuai prosedur, sehingga hasilnya bermasalah karena suara dibagi rata. Apa sebenarnya yang terjadi?

"Laporan yang kami terima, KPPS di 19 TPS tersebut sudah berupaya menggelar pemungutan suara, tapi dilakukan tidak sesuai standar," ujar komisioner KPU Sigit Pamungkas di kantornya, Jalan Imam Bonjol, Jakpus, Senin (21/4/2014).

Menurut Sigit, masalah tak sesuai standar itu adalah waktu pemungutan suara yang tidak sesuai aturan, petugas KPPS tidak lengkap 7 orang dan hasil rekapitulasi di TPS yang sudah diatur.

Ketika prosesnya bermasalah, formulir berita acara C1 dari 19 TPS itu sudah terisi dengan perolehan surat suara yang dibagi rata kepada beberapa caleg dengan partisipasi pemilih 100 persen.

Sigit mengatakan, KPU sempat meminta agar digelar pemungutan suara ulang di 19 TPS tersebut, namun KPPS tak ada yang berani membangun TPS. Begitu juga ketika PPS dan PPK akan mengambil alih tugas KPPS.

"KPPS nggak ada yang berani menggelar pemungutan suara karena takut diintimidasi. Siapa orangnya, Bawaslu harus cari tahu," katanya.

"Waktu mau diambil alih oleh PPS dan PPK tidak mencukupi petugasnya untuk mengisi sekian TPS, karena tiap TPS harus ada 7 orang KPPS," lanjut Sigit.

Hingga saat ini, tak jelas bagaimana nasib lebih dari 7.000 suara dari 19 TPS itu, sementara proses rekapitulasi di daerah lain Jawa Timur sudah mencapai KPU Kab/kota.

"Kami minta Bawaslu menelisik siapa dalangnya. Jadi Bawaslu bergerak siapa yang mengkondisikan hal itu terjadi sedangkan KPU menyiapkan tahapan pemilunya (pemungutan ulang)," jelas Sigit.

(bal/brn)


Berita Terkait