Protes Pemecatan Pengurus SP, Buruh Semarang Mogok Lagi

Protes Pemecatan Pengurus SP, Buruh Semarang Mogok Lagi

- detikNews
Rabu, 15 Des 2004 09:34 WIB
Semarang - Setelah gagal mengadu ke Pemerintah Kota (Pemkot) kemarin, ratusan buruh Semarang mogok lagi. Mereka yang tergabung dalam Serikat Buruh Audio Sumitomo Techno (Sarast) ganti mendatangi Disnakertrans Kota Semarang.Aksi protes pemecatan pengurus Serikat Pekerja (SP) PT Audio Sumitomo Techno (AST) dimulai pukul 08.30 WIB, Rabu (15/12/2004) di depan Masjid Baiturrahman, Kawasan Simpang Lima Semarang. Sekitar 500 buruh terlibat dalam aksi ini.Dalam aksinya, mereka membawa karangan bunga yang bertuliskan "Turut bersuka cita atas akan dipecatnya Bambang Soelaksono". Selain itu, mereka juga membawa puluhan bendera FSBI dan spanduk yang bertuliskan "PHK adalah pelanggaran HAM, penindas buruh=penjahat".Setelah beberapa saat di depan Masjid Baiturrahman, mereka menuju Disnakertrans yang jaraknya sekitar 2 km dari lokasi awal. Di sepanjang perjalanan para buruh yang sebagian besar memakai seragam kerja itu meneriakkan kecaman terhadap perusahaan.Salah seorang koordinator aksi bernama Soemarsono menyatakan, mereka tak akan berhenti mogok sebelum ada kejelasan terhadap status pemecatan 7 pengurus SP PT AST. "Mogok ini sah karena perundingan kita dengan perusahaan tidak menemui kesepakatan," tukasnya di tengah perjalanan menuju Disnakertrans.Kepada Disnakertrans, kata dia, pihaknya meminta pencabutan dan pembatalan pemecatan itu. Selain itu, mereka juga meminta penghapusan status buruh kontrak dan menuntut pemecatan personalia PT AST Bambang Soelaksono."Kini pemecatan terhadap Bambang masih dalam proses. Kami minta manajemen bersikap tegas pada personalia karena mereka selalu menekan dan menghalang-halangi keberadaan serikat buruh," paparnya.Aksi ratusan buruh tersebut bertepatan dengan jam masuk kantor. Karena itu, lalu lintas sepanjang perjalanan mereka macet total. Beberapa polisi yang mengawal tak sanggup melancarkan arus.Hingga saat ini, buruh yang sudah tiga kali berdemonstrasi ini berada di Kantor Disnakertrans jalan Ki Mangun Sarkoro. Di sana, mereka berencana berunding dengan pihak Disnakertrans agar dipertemukan dengan perusahaan. (sss/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads