"Harus ada sanksi. Nanti kita peringatkan," tutur SDA di Kantor DPP PPP, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu (20/4/2014).
Namun SDA tidak akan mengambil tindakan keras pada kubu Romi Cs. Langkah awal adalah menyelesaikan masalah baik-baik.
"Kita mengupayakan islah," katanya.
Saat ditanya cara dan waktu islah, SDA belum mau menjelaskannya dengan gamblang. Dia hanya mengatakan upaya islah dilakukan dalam waktu dekat.
Lalu bagaimana bila islah tidak mencapai akhir yang diharapkan. SDA pun mengaku siap mengambil tindakan sebagai ketum yang sah.
"Kalau tidak (islah-red). Maka wewenang ketum harus digunakan," ancamnya.
Apakah memecat kubu Romi Cs? Lagi-lagi SDA tidak mau terbuka mengatakannya.
(tfn/ahy)











































