Massa yang berbaju bebas, masuk melalui tangga ke lantai tiga, tempat digelarnya Rapimnas, Sabtu (19/4/2014) malam. Satgas partai yang berjaga di depan tak mampu mencegah.
Begitu di lantai tiga, mereka masuk ke ruangan Rapimnas. Salah seorang pria lantas berteriak-teriak.
"Kami minta ini dibubarkan. Ini tidak resmi. Kami tidak ingin PPP terpecah belah," ujar pria tersebut.
Para anggota Rapimnas kubu Romi hanya diam saja. Tak lama kemudian, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hendro Pandowo dan jajarannya masuk ke ruang itu. Dia menenangkan situasi dan meminta massa untuk kembali turun.
"Baik pak, kami memang tidak ingin anarkis. Kami ingin damai," ujar pria tersebut sembari mengkomando rekan-rekannya untuk turun melalui tangga.
Saat ini mereka masih bercokol di depan loby lantai dasar markas PPP.
(bar/fjr)











































