Mohammad Soleh (45), supir bus Asli Prima, menjelaskan bahwa kendaraan yang dibawanya sudah terasa berat sejak keluar pintu Tol Serang Timur. Dari situlah Soleh melihat percikan api yang berasal dari rem ban belakang sebelah kanan.
"Rem belakangnya terjepit. Panas kemudian menimbulkan api," ungkapnya kepada wartawan di lokasi kejadian, Sabtu (19/4/2014).
Bus AKAP ini pun hangus setelah sekitar 30 menit dilahap 'Si Jago Merah' tepat di depan Kampus Univeristas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang, Banten.
Soleh mengaku, mulai mengetahui adanya api dari kondektur. "Saya tahunya dari kernet, ada api di belakang. Makanya saya berhenti," tukasnya.
Api yang memercik dari roda belakang sebelah kanan akhirnya membakar bagian bawah kendaraan. Api kemudian mulai membesar dan para penumpang pun berlarian keluar dari bus.
"Penumpangnya keluar begitu api membesar," terang Nunu, Guru SMP Islam Tirtayasa yang melihat kejadian.
Akibat kejadian ini, kondisi fisik kendaraan hangus. Jok penumpang semuanya terlihat menghitam. Atap bus gosong dan cat mengelupas akibat terbakar.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Akibat kebakaran ini, jalan dari arah Kemang (sebelah barat) Kota Serang maupun Kalodran (sebelah timur) Kabupaten Serang, macet total.
Antrian kendaraan mengekor hingga radius sekitar lima kilometer. Peristiwa ini sempat menjadi tontonan warga yang melintas di lokasi kejadian.
(fjr/fjr)











































