"Sekarang kita masih berdua. Koalisi Gabah, Garuda-Kabah," kata Suryadharma di kantor DPP PPP, Jl Diponegoro, Jakpus, Jumat (18/4/2014). Garuda dan Kabah memang jadi lambang kedua partai.
Dukungan terhadap Prabowo dideklarasikan sore tadi. Suryadharma langsung menyampaikan koalisi antara PPP dengan Gerindra.
"Sepakat untuk memberikan dukungan sepenuhnya kepada Bapak Prabowo sebagai calon presiden," katanya.
Suryadharma menilai, Prabowo adalah sosok yang tepat untuk memimpin Indonesia ke depan. Dukungan tersebut disebut Suryadharma sebagai dukungan yang ikhlas tanpa syarat apapun.
Namun keputusan untuk merapat ke Gerindra ini berbeda dengan hasil Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Februari 2014, PPP mendaftar 6 nama yang layak maju sebagai Capres.
Mereka yaitu Jusuf Kalla, Joko Widodo (Jokowi), Din Syamsuddin, Khofifah Indar Parawansa, Ihsan Noor, dan Jimly Asshiddiqie. Tidak ada nama Prabowo dalam daftar tersebut.
"Hasil mukernas itu sifatnya bisa berubah dengan perkembangan politik. Keputusan mukernas itu sudah tidak relevan lagi," ujarnya.
(idh/fdn)











































