"Enggak, saya enggak pernah mengakui dia sebagai kekasih anak saya," kata Cecep, sambil terbata-bata menahan tangis di rumah kontrakannya di Jalan Masjid Bendungan, Rt 09/07 Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (17/4/2014).
Cecep mengatakan mengenal Acun hanya sebatas tetangga. Rumah kontrakan Acun berada dekat dengan rumah Cecep.
"Saya kenal sebatas tetangga saja, karena usianya sudah sepuh juga. Sedangkan anak saya memang sendiri kesehariannya lebih suka mengontrak di sana (Kebon Pala)," ujar Cecep.
Meski berstatus Ayah tiri, ia nampak terpukul atas kematian anaknya itu. Cecep tak rela anaknya dibunuh begitu sadis. Berkali-kali bibirnya gemetar saat menceritakan kisah anaknya. Dia meminta pelaku dihukuman setimpal. "Ya, dihukum sesuai dengan perbuatannya," ujar Cecep.
(edo/slm)











































