"Gerindra telah mewakafkan salah satu kader terbaik untuk mengabdi pada rakyat Jakarta sebagai Wakil Gubernur yaitu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Jika ada kader Gerindra telah dipilih oleh rakyat untuk menjadi pemimpin daerah, maka secara otomatis yang bersangkutan adalah milik rakyat," kata Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (17/4/2014).
Suhardi meminta masyarakat Jakarta tak perlu risau bahwa Ahok akan meninggalkan kursi wagub. Menurut Suhardi, Ahok berkomitmen penuh untuk menyelesaikan permasalahan Jakarta hingga masa jabatannya selesai.
"Kami yakin bahwa Ahok adalah pemimpin yang amanah dan punya kualitas. Oleh karena itu Gerindra terus mendukung Ahok," ujarnya.
Menurut Suhardi, permasalahan-permasalahan Jakarta yang kompleks dapat teratasi bila pemprov fokus. "Kami yakin bahwa permasalahan di Jakarta dapat diselesaikan jika Pemprov DKI fokus dalam menyelesaikan program-program yang telah ditetapkan," pungkasnya.
Nama Ahok kembali disebut-sebut sebagai salah satu nama cawapres dari capres PDIP Joko Widodo. Ada tujuh nama yang pernah disebut Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait, yaitu Ketua KPK Abraham Samad, eks Wapres Jusuf Kalla, eks KASAD Ryamizard Ryacudu, eks Ketua MK Mahfud MD, Ketum PAN Hatta Rajasa, Ketum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, dan Panglima TNI Jenderal Moeldoko.
Selain yang disebut Maruarar, Jokowi sendiri menyebut beberapa nama. Salah satunya adalah Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama.
"Ya nggak cuma Pak Ahok. Pak Prabowo baik, Pak JK baik, Pak Abraham Samad baik, semua baik," katanya
(rmd/rmd)











































