Pistol Polly Dikabarkan Buatan Pindad, Pengacara Bantah

Pistol Polly Dikabarkan Buatan Pindad, Pengacara Bantah

- detikNews
Rabu, 15 Des 2004 06:09 WIB
Jakarta - Pistol Polly dikabarkan berjenis P-2 Double Action (DA) buatan PT Pindad. Izinnya berakhir 31 Desember 2004. Namun pengacaranya membantahnya.Pollycarpus Budi Hari Priyanto merupakan pilot pesawat Garuda yang ikut terbang bersama alamarhum Munir dan sedang didalami pihak kepolisian. Polly sempat dikabarkan memiliki pistol yang izinya dikeluarkan oleh Badan Intelijen Negara (BIN). Namun pihak pengacara sudah membantahnya.Kini lagi-lagi sebuah kabar mengenai pistol itu berhembus. Kali ini memiliki rincian lengkap. Pistol itu dikabarkan berjenis P2DA buatan Pindad. Tidak tanggung-tanggung, isu yang beredar menyebutkan izin penggunaan pistol tersebut dikeluarkan oleh Badan Intelegen Negara (BIN) sejak tanggal 10 Febuari 2004 hingga 31 Desember 2004.Pistol tersebut dikeluarkan berdasarkan daftar administrasi BIN bernomor210, dengan nomor register AC.000018xxxx. Pistol tersebut menurut situsresmi PT Pindad memiliki kaliber 9 x 19 mm dengan sejumlah keunggulan,seperti kompak, performa tinggi, ketahanan tinggi, handal, dan cocok untukmiliter maupun polisi.Namun lagi-lagi kuasa hukum Polly, Suhardi Somomuljono SH membantah kliennya memiliki pistol. Berikut petikan wawancara Suhardi dengan detikcom melalui telepon, Rabu (15/12/2004) dinihari:Klien anda dikabarkan memiliki pistol P2DA buatan Pindad, benarkah?Nggak benar itu. Saya tadi secara resmi sudah telepon Polly, dia mengatakan itu tidak benar. Ini adalah fitnah besar. Bahkan dia sudah meminta bantuan saya untuk membuat langkah-langkah hukum seputar pemberitaan miring di media massa.Apa tujuan menghembuskan isu Polly punya pistol buatan Pindad?Ini jelas-jelas ada yang mau mengkambinghitamkan klien saya sebagaipembunuh almarhum Munir. Ini dilakukan untuk membangun keyakinan polisi,publik dan membangun keyakinan hakim kalau Polly lah pembunuh Munir.Isu itu dihembuskan untuk membuat orang menjadi berpikir benar Polly membunuh Munir, karena Polly adalah orang BIN. Artinya Polly adalah bagian dari intelejen negara Indonesia, artinya Polly bekerja untuk intelejen negara demi kepentingan Indonesia.Indikasinya Polly akan dikorbankan, akan dikambinghitamkan. Tapi saya tidak tahu siapa yang menghembuskan, siapa orang di balik ini.Anda yakin klien anda tidak bersalah? Yakin kalau Polly jujur kepada anda bukan dia di balik pembunuhan Munir?Kalau dia tidak jujur sama saya, saya tidak mau jadi kuasa hukumnya. Saya bilang sama dia, kalau kamu memang bunuh Munir ngaku saja, nanti biar saya membantu mengurangi masa hukuman. Tapi Polly berkeras bilang kalau dia tidak bunuh Munir.Bukannya pepatah lama mengatakan mana ada maling yang ngaku?Sama saya tidak mungkin tidak ngaku. Saya masih bekerja menggunakan hati nurani. Malah ada seorang pemerkosa ngaku kok sama saya. Jadi ini ada indikasi kuat dia dikambinghitamkan. Pers terlibat pembunuhan karakter klien saya. Kuli tinta di sini sangat kejam. Saya akan melakukan langkah hukum.Konkretnya, langkah hukum apa yang akan anda lakukan?Kalau menuntut susah ya, ini kan berhubungan dengan dana, tenaga, upaya. Sejauh ini yang bisa saya lakukan adalah membantah isu-isu yang dihembuskan oleh pers.Saya juga akan menulis surat kepada Dirut Garuda yang isinya meminta pertanggungjawaban moral. Saya minta dia memberikan klarifikasi bahwa benar sebagai institusi menugaskan klien saya dalam suatu tugas khusus ke Singapura, dengan dasar surat penugasan yang formal. Sampai sekarang klien saya masih menyimpan surat itu. (sss/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads