Koalisi menurut dia bukan semata menggabungkan persentase perolehan suara untuk mencapai Presidential Treshold. Melainkan kebersamaan menyamakan platform partai. "Lalu integristas, dan banyak lain faktor yang kami harus sabar menunggu," kata dia.
Sikap resmi Partai Demokrat terkait kemungkinan berkoalisi atau membentuk poros baru akan diambil pada 27 April ini. Keputusan itu juga akan mempertimbangkan hasil konvensi calon presiden Partai Demokrat. Dari awal menurut Syarief konvensi digelar untuk mencari calon presiden.
"Kami lihat nanti bagaimana keputusan terakhir. Keputusannya dilanjutkan tetap calon presiden, Itu sudah dipahami dan dimengerti semua peserta konvensi bahwa itu adalah untuk capres, bukan cawapres," kata Syarief.
Tentunya jika ingin mengusung capres sendiri partai berlambang segitiga biru itu harus menjalin koalisi dengan partai lain. "Banyak opsi yang muncul, tetapi intinya konvensi bukan cawapres, tetapi kalau tiba-tiba ada cawapres ya tetapi tidak, aturannya itu capres," papar pria yang kini menjabat sebagai Menteri Koperasi dan UKM itu.
(erd/rmd)










































