"Ada nama Abraham Samad, Ryamizard, dan lainnya," ujar Wasekjen PDIP Hasto Kristianto, saat berbincang dengan detikcom (17/4/2014).
Tidak hanya itu, nama mantan wapres Jusuf Kalla juga masuk dalam radar pendamping Jokowi nantinya. Namun secara umum Hasto menjelaskan pasangan Jokowi harus bisa seiring sejalan dalam menjalankan pemerintahan.
Tugas lain dari pasangan Jokowi adalah dapat memaksimalkan jalannya pemerintahan. Negara harus berkedaulatan yang kuat dan hukum harus tegak, sehingga pemerintahan menjadi kuat.
"Hal ini untuk mencegah terjadinya kebocoran viskal dan APBN. Uang rakyat harus dimaksimalkan untuk kepentingan rakyat, bukan untuk segelintir orang. Cawapres yang kuat nantinya akan mengedepankan bentuk pemerintahan solid dan bersih," terangnya.
"Dukungan haruslah rakyat kuat," tambah Hasto.
Hasto menginginkan jajaran kabinet juga nantinya mendukung presiden. Menteri - menteri di dalam kabinet juga harus bersih dari korupsi. Platform dan ideologi perjuangan harus sama.
"Hal ini untuk menjadikan pemerintahan fokus bekerja dalam satu arahan presiden dan wakilnya," ucapnya.
(fiq/van)











































