Kurangi Faktor Mega, Komposisi DPP PDIP Digemukkan
Selasa, 14 Des 2004 19:29 WIB
Jakarta - Kalau dulu faktor Mega paling berpengaruh di PDIP. Nantinya DPP akan betul-betul difungsikan secara kelembagaan. Komposisinya pun digemukkan dari 17 menjadi 36-45 orang."Komposisi DPP PDIP akan berubah, semula 17 orang menjadi 36 hingga 45 pengurus di luar departemen," kata Wasekjen PDIP Pramono Anung di sela-sela Rakernas ke-13 PDIP di Kantor DPP PDIP jalan Lenteng Agung Jakarta Selatan, Selasa (14/12/2004).Pertimbangannya, lanjut dia, DPP harus mengalami pengembangan karena tantangan juga sudah berbeda, jumlah propinsi lebih banyak, unsur kewilayahan juga semakin terbuka."Istilah yang kita gunakan bukan formatur, tetapi kabinet ketua umum terpilih, atau nanti kongres menghendaki lain," ujar pria yang akrab disapa Pram ini."Sekarang ini PDIP ingin betul-betul memfungsikan DPP secara kelembagaan. Kalau dulu, jujur kami katakan, faktor Ibu Mega menjadi faktor unity sekaligus pemimpin di dalam partai. Sehingga dalam banyak hal aturan main dan konstitusi partai itu terkait dengan kepemimpinan yang ada," katanya.Dituturkan dia, perubahan yang cukup mendasar adalah mengubah AD/ART. Pihaknya sekarang ingin mempersiapkan AD/ART yang bisa berfungsi dalam kondisi apapun. Khususnya Anggaran Dasar (AD) akan dibuat lebih simpel."Semula 23 bab dan 50 pasal rencananya akan diubah menjadi 8 bab dan 45 pasal. Dari segi nomenklatur (tata nama) juga lebih sederhana. Tapi dalam segi substansi yang mendasar masih berkaitan dengan ideologi partai," urai Pram.Dalam wacana demokrasi, lanjut dia, secara aturan internal partai di dalam rapat kerja cabang khusus sudah diputuskan mereka harus memunculkan nominasi anggota personel DPP serta ketua umum."Sehingga dengan demikian, orang yang datang ke kongres sudah membawa nama. Jadi kecil kemungkinan bisa terjadi politik uang," demikian Pramono Anung.
(sss/)











































