Salahuddin Wahid:
Pencalonan Kalla Tidak Positif
Selasa, 14 Des 2004 18:39 WIB
Jakarta - Pencalonan Wakil Presiden Jusuf Kalla maju dalam perebutan Ketua Umum Partai Golkar terus mendapat berbagai reaksi. salah satunya, mantan calon wakil presiden dari Partai Golkar, Salahuddin Wahid atau sering dipanggil Gus Solah.Menurut adik kandung Gus Dur ini, pencalonan M Jusuf Kalla untuk maju dalam bursa pemilihan Ketua Umum Patai Golkar dalam Munas 15-20 Desember di Bali sebagai tindakan yang tidak tepat."Itu tidak positif. Kalau menteri tidak boleh, masak wakil presiden boleh," kata Solahuddin Wahid kepada wartawan saat ditemui di Hotel Hilton, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (14/12/2004). Mantan Wakil Ketua Komnas HAM ini menyatakan bahwa tindakan Kalla tak positif. "Tapi terserah dia, kalau tetap maju, bukan saya yang ngatur. Pak Jusuf Kalla berhak menentukan nasibnya sendiri," ujar Solah.Seperti diketahui, Wakil Presiden Jusuf Kalla maju dalam bursa pemilihan Ketua Umum Partai Golkar. Ia akan bersaing dengan calon-calon lain, seperti Akbar Tandjung, Wiranto, Marwah Daud Ibrahim, Slamet Efendy Yusuf dan Agung Laksono. Sementara salah seorang kandidat lainnya, yakni Surya Paloh mengundurkan diri setelah mengetahui Kalla maju menjadi balon Ketum Golkar.
(jon/)











































