Mengaku Ditarik Rp 500 Ribu
104 TKI Tiba di Lanud Halim
Selasa, 14 Des 2004 16:52 WIB
Jakarta - Sebanyak 104 tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal tiba di Pangkalan Udara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Selasa (14/12/2004) pukul 14.35 WIB. Para TKI yang mendapat amnesti dari pemerintah Malaysia ini menggunakan pesawat Hercules tipe A 1237 milik TNI AU.Setelah mendarat para TKI dikawal para anggota TNI AU untuk melakukan proses imigrasi, dan kemudian beristirahat di ruang tunggu Lanud Halim Perdanakusumah. Di sini para TKI diberi nasi kotak dan air mineral oleh Dinas Sosial dan diminta mengisi data diri yang disediakan Depnakertrans.Menurut pengakuan para TKI, mereka dipungut biaya 225 ringgit Malaysia atau sekitar Rp 500 ribu untuk biaya perjalanan pulang dengan pesawat Hercules. Biaya tersebut dibayarkan ke Kedutaan Besar RI di Malaysia.Namun ketika ini dikonfirmasi ke Kadispen TNI AU Marsekal Pertama Sagom Tambunan, yang bersangkutan menyatakan TNI AU tidak membebankan sepeser pun kepada para TKI. "Tetapi kami akan berkoordinasi dan mengkonfirmasi KBRI tentang pungutan ini," katanyaDiantar PulangPegawai Dinas Bina Mental Spiritual DKI Jakarta, Sohrah, menyatakan para TKI akan diantar pulang dengan tiga bus Damri ke daerahnya masing-masing. Mereka sengaja dikumpulkan di ruang tunggu Lanud Halim untuk menghindari para calo menjemput para TKI tersebut.Sementara Kepala Seksi Operasi Damri, Dradjat, menjelaskan para TKI yang tinggal di Jabotabek dan sekitarnya akan diantar ke tempat asalnya tanpa dikenai biaya. Sedang untuk yang berasal dari luar Jabotabek, seperti Lampung, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, akan dikenai tarif setengah dari biasanya.
(gtp/)











































