Jika Jadi Ketum Partai Golkar
Kalla Diminta Tak Ubah Orientasi
Selasa, 14 Des 2004 16:37 WIB
Jakarta - Ketua MPR Hidayat Nurwahid meminta Wapres Jusuf Kalla tidak mengubah orientasinya jika terpilih sebagai ketua umum Partai Golkar, karena terpilihnya Kalla sebagai wapres bukan karena partai berlabang pohon beringin tersebut."Dalam konteks pencalonan Jusuf Kalla sebagai ketua umum Partai Golkar, bila memang terpilih nantinya, mestinya beliau tidak mengubah orientasi. Dalam artian jika rangkap jabatan, orientasinya menjadi karena kepentingan," kata Hidayat saat ditemui wartawan di Gedung MPR/DPR, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa, (14/12/2004).Menurut Hidayat, jika terpilih sebagai ketua umum, Kalla jangan melupakan jati diri dan fakta sejarah yang ada."Saya ingatkan begini karena ketika beliau jadi wapres bukan dicalonkan oleh partai Golkar melainkan oleh PKS dan beberapa partai lainnya," tegas Hidayat.Mengenai kemungkinan ditariknya dukungan PKS terhadap SBY-Kalla, Hidayat mengaku masalah rangkap jabatan memang tidak tercantum dalam MoU antara PKS dan SBY-Kalla."Hal ini memang tidak masuk dalam lima poin MoU antara PKS dan SBY-Kalla. Lagi pula belum terbukti beliau terpilih menjadi ketua umum partai Golkar. Dan, kalau pun iya belum terbukti juga kalau rangkap jabatan itu memang tidak efektif, jadi apa boleh buat," tuturnya.Hidayat juga menilai mungkin saja Kalla mencalonkan dirinya agar agenda perubahan yang diusung pemerintah dapat lebih maksimal."Karena pemerintah bisa dapat dukungan partai besar, tapi apakah serta merta partai Golkar otomatis menjadi partai pemerintah itu belum terbukti. Kalau pun terjadi saya harap kontribusinya mudah-mudahan konstruktif. Biarlah rakyat yang nanti menilai," katanya.
(umi/)











































