Pemuda NU Surabaya Tuntut Hasyim-Gus Dur Rujuk
Selasa, 14 Des 2004 14:07 WIB
Surabaya - Puluhan pemuda yang mengatasnamakan Gerakan Penyelamatan Nahdatul Ulama menggelar unjuk rasa di depan Kantor PWNU Jatim, Jalan Darmo, Surabaya, Jawa Timur. Mereka menuntut agar para petinggi NU melakukan konsolidasi untuk menghindari perpecahan di tubuh NU.Dalam aksinya, para pengunjuk rasa meminta agar semua pimpinan dan petinggi NU baik dari pengurus rais am,dewan tanfidziyah maupun kiai kultural agar membawa kerukunan dan kedamaian, jauh dari konflik, baik dari kubu Gus Dur maupun kubu Hasyim Muzadi.Di samping itu, mereka minta kepada Hasyim Muzadi, jika ingin menyelamatkan NU untuk segera bertemu dengan Gus Dur untuk membicarakan masa depan NU, agar tidak ada perpecahan. Selain itu, para pengunjuk rasa meminta kepada Gus Dur dan Hasyim Muzadi untuk intropeksi, agar tak memperebutkan dan kekuasaan saja, namun juga memikirkan massa NU."Apabila pimpinan NU tak segera bersatu dan masih memperebutkan kekuasaan, maka kita yang dibawah akan bersatu untuk tetap mempertahankan NU menjadi satu", ujar salah seorang demosntran. Selama aksi membawa berbagai poster bertuliskan "Tolak Gus Dur dan Hasyim", " NU pemersatu umat bukan membingungkan umat" dan lain-lain. Para pengunjuk rasa ditemui oleh pengurus Wakil Rais Syuriah PWNU jatim,Sodiq Djauhari.
(jon/)











































