Pesta Demokrasi pada pemilu 2014 berjalan sukses tanpa mengalami gangguan keamanan. Meski demikian, Panglima TNI Jenderal Moeldoko menyatkaan pengamanan saat Pilpres akan lebih ditingkatkan.
"Pengamanan legislatif berjalan baik, saya melihat bahwa pengamanan ke depan akan kita tingkatan lagi," ujar Moeldoko di mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (14/4/2014).
Menurutnya peningkatan pengamanan dalam pilpres nanti. Dikarenakan pergolakan dinamika politik yang tinggi.
"Karena pasti dinamika akan tinggi lagi dengan dinamika mega politiknya. Karena sangat berbeda antara legslatif dan pemilihan presiden,"
Ia pun akan melakukan evaluasi secara menyeluruh. Evaluasi itu dilihat berdasarkan pengamanan pileg.
"Untuk itu saya akan lakukan langkah lebih berdasarkan evaluasi yang kami lak kemarin," ungkapnya.
Saat Pilpres nanti TNI menyiapkan puluhan ribu personil untuk membantu tugas pengamanan Polri. Jika terjadi pilpres nanti dua periode, pihaknya selalu bersiaga.
"Jadi sama PAM presiden, Pilpres dan legislatif itu sama. Kita BKO ke polisi. Jumlahnya lebih kurang 30 ribu," ujar Kapuspen TNI Mayjen, M. Fuad Basya di kesempatan terpisah.
Ia mengatakan tidak ada penambahan dana untuk pengamanan pilpres. "Enggak ada. Itu ada paket kita kok. Saya kira evaluasi sudah lihat sendiri, aman, polis siap kita sap. Dan panglima sudah tekankan berkali2 harus berjalan lancar," ungkapnya.
(edo/rvk)










































