Pengamatan Detikcom pada Senin (14/4/2014) siang areal itu dipenuhi keluarga muda yang datang bersama anak-anaknya ke taman hingga kalangan muda yang memadu kasih.
Kebanyakan dari pengunjung adalah pasangan remaja. Mereka duduk di bangku-bangku taman yang tersebar di beberapa titik. Ada juga yang duduk di motornya masing-masing. Mereka tak sungkan sambil berangkulan mesra.
Wina, 25, salah satu warga Duren Sawit yang melintas dari areal Waduk Pluit mengatakan kondisi tersebut sama dengan Kanal Banjir Timur. "Sejak dibenahi sama pemda, lokasi itu juga selalu dipadati orang-orang yang pacaran. Dari sore sampai jam tiga pagi bahkan, pasti rame," celetuknya.
Taman waduk pluit mulai dibenahi oleh pemprov sejak era kepemimpinan Jokowi-Ahok. Keduanya gigih "menggusur" warga yang sempat menduduki tanah negara areal waduk dan memindahkannya ke rumah-rumah susun. Setelah pemukiman kumuh itu dibongkar, waduk Pluit ditata kembali.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menjadikannya taman publik yang lebih manusiawi. Beragam jenis pepohonan ditanam disekitar waduk. Taman juga dilengkapi dengan jogging track dan bangku taman.
(ros/rvk)











































