Belajar Kebersamaan dari 'Rantai' Berjalan Penyandang Tunanetra

Belajar Kebersamaan dari 'Rantai' Berjalan Penyandang Tunanetra

- detikNews
Senin, 14 Apr 2014 10:36 WIB
Belajar Kebersamaan dari Rantai Berjalan Penyandang Tunanetra
Foto: Budi/pasangmata.com
Jakarta - Gangguan pandangan tak menyurutkan niat para penyandang tunanetra ini untuk beribadah. Mereka tetap melaksanakan kewajiban dengan berjalan bak 'rantai' yang saling mengikat satu sama lain.

Momen penuh inspirasi ini dijepret oleh Budi Nova saat sedang melintas di jalanan Kota Malang, Jatim, usai melaksanakan salat Jumat pada 11 April 2014 lalu. Budi lalu mengirimkannya ke pasangmata.com sehari kemudian.

Menurutnya, ada sekitar 10 orang pria tunanetra berpakaian sarung dan baju koko yang berjalan menuju tempat mereka bekerja. Mereka saling mengaitkan sarung satu sama lain. Yang terdepan memimpin, sementara yang belakang berjalan sesuai arahan. Sangat kompak.

"Saya lupa nama jalannya, tapi di situ memang ada rumah yang menampung mereka, semacam panti pijat tunanetra. Mereka mau pulang ke sana," terang Budi saat berbincang dengan detikcom, Senin (15/4/2014).

Bagi Budi, momen kebersamaan 10 orang tersebut memberi inspirasi. Mereka menunjukkan kekurangan bukan halangan untuk beribadah. Rintangan yang ada bisa diatasi dengan kerjasama.

"Intinya ibadah jangan dilupakan. Mereka aja tetap melakukannya walau ada kekurangan, apalagi kita yang dianggap normal," terangnya.


(mad/nwk)


Berita Terkait