Mahasiswa Bali Desak Kejati Usut Penyelewengan APBD

Mahasiswa Bali Desak Kejati Usut Penyelewengan APBD

- detikNews
Selasa, 14 Des 2004 10:47 WIB
Denpasar - Mahasiswa dan LSM Bali yang tergabung dalam Komite Anti Korupsi berunjuk rasa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, di Jalan Tantular Denpasar, Selasa (14/12/2004). Mereka mendesak pengusutan kasus korupsi, di antaranya penyelewengan APBD Bali di DPRD Bali senilai Rp 14 miliar.Aksi diikuti oleh sekitar 20 orang dengan membawa atribut pamflet dan spanduk. Mereka juga menggunakan topeng wajah koruptor, yakni menggunakan topeng wajah Akbar Tandjung dan Soeharto.Spanduk-spanduk dibentangkan. Antara lain berbunyi, "SBY-Kalla harus segera tuntaskan kasus korupsi", "Tangkap dan adili koruptor dengan pembuktian hukum terbalik". Dalam aksinya, para demonstran sempat bersitegang dengan Asisten Intelijen Kejati Bali, Sukarni. Aktivis kecewa dengan langkah Kejati Bali yang lambat dan takut mengungkap penyelewengan dana APBD. Mereka mendesak Kejati Bali segera membuka kepada publik hasil penyelidikan atas penyelewengan APBD senilai Rp 14 miliar. Dan beberapa kasus korupsi terkait dana purnabakti di DPRD kabupaten se-Bali.Sukarni mengatakan, saat ini pihaknya masih dalam tahap pengumpulan data dan bukti-bukti kasus penyelewengan dana APBD. "Ini adalah kasus sulit, memerlukan waktu. Kami mohon saudara bersabar. Hari ini Kejati Bali memeriksa Sekretaris Daerah Bali, Nyoman Yasa. Saat ini Kejati Bali telah memeriksa sekitar 15 orang, 7 diantaranya mantan anggota DPRD Bali periode 1999-2004. Dan sisanya pejabat Pemprov Bali," tambahnya. (jon/)


Berita Terkait