Jokowi mengawali safari politiknya dengan menyambangi Ketua DPP NasDem Surya Paloh di kantor DPP NasDem di Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu (12/4/2014). Ditemani Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo, Jokowi menggelar pertemuan tertutup dengan Surya Paloh dan Sekjen NasDem Patrice Rio Capella.
Pertemuan itu berlangsung selama sekitar satu jam. Usai pertemuan, Surya dan Jokowi menggelar jumpa pers bersama. Deal! Surya Paloh sepakat mendukung pencapresan Jokowi.
"Saya berikan secara resmi dukungan dengan penuh riang dan gembira, capres PDIP dan NasDem sama, yaitu Joko Widodo," kata Surya kepada wartawan di kantor DPP NasDem, hari ini.
Setelah itu, Jokowi yang masih ditemani Tjahjo Kumolo meluncur ke markas Golkar di Jl Anggrek Nely Murni, Slipi Jakarta Barat. Di markas Golkar Jokowi menggelar pertemuan tertutup dengan Ketum dan Capres Golkar Aburizal Bakrie (Ical). Ical ditemani oleh Waketum Sharif Cicip Sutardjo, Sekjen Idrus Marham, Wakil Ketua Wantim Luhut Pandjaitan, Bendum Setya Novanto, dan Wasekjen Nurul Arifin.
Pertemuan tertutup antara Jokowi dan Ical berlangsung selama sekitar 50 menit. Hasilnya, tawaran koalisi Jokowi tak bersambut. Ical ngotot ingin bertarung di Pilpres 2014 sebagai capres.
"Kami bersepakat, bahwa PDIP dan Golkar tetap mencalonkan Capres sendiri-sendiri," kata Ical dalam konferensi pers bersama Jokowi usai pertemuan.
Jokowi lalu menghela napas, makan siang di Harmoni, Jakarta Pusat. Mempersiapkan diri untuk menyambangi markas PKB untuk bertemu Muhaimin Iskandar.
Sore hari, pukul 17.30 WIB, Jokowi tiba di markas PKB. Kali ini Tjahjo tak ikut. Tim yang mengawal Jokowi berganti, kali ini Wasekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Teten Masduki yang menemani.
Jokowi disambut hangat elite PKB. Selain Muhaimin, ada Ketua DPP PKB Marwan Jafar, Helmy Faisal, Sekjen Imam Nahrawi.
Lalu pertemuan digelar, sama seperti sebelumnya, tertutup untuk para wartawan. Sekitar satu jam mereka bertemu. Hasilnya, belum ada kesepakatan koalisi. Masih belum ada titik temu negosiasi.
"Kita sepakat agar segera kita finalkan dalam waktu yang secepat-cepatnya," ujar Muhaimin dalam jumpa pers bersama Jokowi usai pertemuan.
Usai bertemu PKB, Jokowi pulang dengan hasil hanya satu koalisi dalam genggaman. Namun sepertinya dia tak akan risau dengan hasil ini. Sebab, meski hanya menggaet satu partai, jika dikalkulasi, jumlah perolehan suara gabungan PDIP dan NasDem sudah menembus ambang batas pencapresan sebesar 25% suara nasional.
Berdasarkan hasil quick count Cyrus Network-CSIS, PDIP memperoleh suara sebesar 18,9% dan NasDem 6,9%. Jika dijumlah, hasilnya adalah 25,8%.
(trq/ndr)











































