"Kita di sini (Bawaslu) buat laporan, JRMK yang turun langsung ke jalan, ternyata ketika pemilu kemarin, banyak ditemukan kecurangan berupa politik uang," kata Kepala Divisi Korupsi Politik Almas Sjahfrina di Kantor Bawaslu DKI Jakarta, Jalan Danau Sunter Agung, Jakarta Utara, Jumat (11/4/2014).
Lanjutnya, kata dia, ICW mendapatkan banyak laporan praktik kecurangan dalam Pileg di daerah Jakarta Utara. "Dua minggu terakhir, laporan biasanya dari daerah Jakarta Utara, karena warga disini banyak kelas menengah kebawah, jadi lebih mudah disusupi dengan politik uang," jelasnya.
Koordinator JRMK, Ujang menambahkan pihaknya menemukan 7 kasus kecurangan dalam pemilu. Diantaranya kecurangan tersebut banyak berupa politik uang.
"Dari tanggal 6 April 2014 sampai 9 April 2014 kemarin, banyak caleg yang berbuat curang, banyak dari mereka memabagi-bagikan uang kepada warga dan ada juga salah satu caleg yang membangun jalan di Muara Baru, Jakarta Utara, setelah kalah suara, pembangunan jalan dihentikan," papar Ujang.
(tfn/ndr)











































