4 Kata Ahok Soal 'Jokowi-Ahok Jilid Dua'

4 Kata Ahok Soal 'Jokowi-Ahok Jilid Dua'

- detikNews
Jumat, 11 Apr 2014 16:04 WIB
4 Kata Ahok Soal Jokowi-Ahok Jilid Dua
Jakarta - Nama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) belakangan mulai santer didengungkan menjadi cawapres ideal untuk Jokowi. Wagub DKI ini berulang kali menjawab dengan santai dan canda isu tersebut.

Berikut adalah jawaban-jawaban santai Ahok, mulai dari harus izin Gerindra hingga enaknya Wapres bisa naik mobil Mercy S Class:

Dipilih 39,81% Responden, Ahok: Iseng Saja, Kali

Nama Ahok masuk dalam bursa cawapres ideal untuk Jokowi di survei exit poll Cyrus Network CSIS. Menanggapi hal itu, Ahok tampak santai bahkan menilai para surveyor itu hanya sebuah keisengan.

"Aku nggak tahu lah, survei-survei gituan lah. Kadang-kadang mereka bangun opini, iseng saja kali," ujar Ahok di kantornya di Balai Kota, Jumat (11/4).

Saat itu, dia tak mau bicara banyak tentang survei itu dan lebih memilih untuk menunggu arahan dari partainya. Dalam survei ini, pasangan Jokowi-JK dipilih sebanyak 41,1 % responden. Angka ini hanya berbeda 1,29 % dibandingkan pasangan Joko-Ahok yang dipilih 39,81%.

Jika dihitung berdasarkan Margin of Error +/-1%, selisih 1,29% tidaklah signifikan, dua hasil elektabilitas ini bisa diartikan sebagai elektabilitas yang setara.

Dipilih 39,81% Responden, Ahok: Iseng Saja, Kali

Nama Ahok masuk dalam bursa cawapres ideal untuk Jokowi di survei exit poll Cyrus Network CSIS. Menanggapi hal itu, Ahok tampak santai bahkan menilai para surveyor itu hanya sebuah keisengan.

"Aku nggak tahu lah, survei-survei gituan lah. Kadang-kadang mereka bangun opini, iseng saja kali," ujar Ahok di kantornya di Balai Kota, Jumat (11/4).

Saat itu, dia tak mau bicara banyak tentang survei itu dan lebih memilih untuk menunggu arahan dari partainya. Dalam survei ini, pasangan Jokowi-JK dipilih sebanyak 41,1 % responden. Angka ini hanya berbeda 1,29 % dibandingkan pasangan Joko-Ahok yang dipilih 39,81%.

Jika dihitung berdasarkan Margin of Error +/-1%, selisih 1,29% tidaklah signifikan, dua hasil elektabilitas ini bisa diartikan sebagai elektabilitas yang setara.

Pak Prabowo Kasih Nggak?

Saat ditanyai wartawan tentang merebaknya isu Jokowi-Ahok jilid II, Ahok malah kembali bertanya. "Pak Prabowo kasih nggak? Emangnya aku partai PDIP? Aku kan Gerindra," kata Ahok di kantornya Selasa (8/4).

Ahok mengisyaratkan dirinya telah diperintahkan oleh partainya untuk tetap tinggal di Jakarta.

Pak Prabowo Kasih Nggak?

Saat ditanyai wartawan tentang merebaknya isu Jokowi-Ahok jilid II, Ahok malah kembali bertanya. "Pak Prabowo kasih nggak? Emangnya aku partai PDIP? Aku kan Gerindra," kata Ahok di kantornya Selasa (8/4).

Ahok mengisyaratkan dirinya telah diperintahkan oleh partainya untuk tetap tinggal di Jakarta.

Harus Izin Gerindra

Para petinggi PDIP belakangan mulai membuka kemungkinan untuk memasukkan nama Ahok sebagai cawapres untuk Jokowi. saat ditanyai wartawan, Ahok tak menunjukkan penolakan.

Dia mengatakan, dia bisa menerima tawaran tersebut tapi ada syaratnya. "Ya harus izin Gerindra," ujar Ahok di kantornya, Jumat (11/4).

Meski belakangan Ahok selalu menjelaskan bahwa partai Gerindra telah mewakafkan dirinya kepada Jakarta, dia menjawab kemungkinan bila perintah tersebut berubah.

"Saya sih tergantung perintah partai Gerindra," kata Ahok.

Harus Izin Gerindra

Para petinggi PDIP belakangan mulai membuka kemungkinan untuk memasukkan nama Ahok sebagai cawapres untuk Jokowi. saat ditanyai wartawan, Ahok tak menunjukkan penolakan.

Dia mengatakan, dia bisa menerima tawaran tersebut tapi ada syaratnya. "Ya harus izin Gerindra," ujar Ahok di kantornya, Jumat (11/4).

Meski belakangan Ahok selalu menjelaskan bahwa partai Gerindra telah mewakafkan dirinya kepada Jakarta, dia menjawab kemungkinan bila perintah tersebut berubah.

"Saya sih tergantung perintah partai Gerindra," kata Ahok.

Enak Jadi Wapres Karena Bisa Naik Mercy S Class

Ahok dengan nada bercanda menjawab pertanyaan wartawan apakah dia dan Jokowi pernah membicarakan isu Jokowi-Ahok Jilid II.

"Yang ada Pak Jokowi bilang 'Pak Ahok aja yang jadi presiden' begitu katanya. Hehehe," kata Ahok sambil tertawa.

Dia saat itu tak mau menanggapi serius. Saat ditanyai apakah dirinya punya niat untuk menjadi cawapres, dia sekali lagi bercanda. "Enak jadi wapres karena bisa naik Mercy S Class."

"Itu khayalan orang miskin yang tidak mampu beli Mercedes S Class ya begitu. Pengen beli Mercedes S-Class tapi tidak mampu, jadi berkhayalnya jadi wakil presiden," kata Ahok berseloroh lagi.

Enak Jadi Wapres Karena Bisa Naik Mercy S Class

Ahok dengan nada bercanda menjawab pertanyaan wartawan apakah dia dan Jokowi pernah membicarakan isu Jokowi-Ahok Jilid II.

"Yang ada Pak Jokowi bilang 'Pak Ahok aja yang jadi presiden' begitu katanya. Hehehe," kata Ahok sambil tertawa.

Dia saat itu tak mau menanggapi serius. Saat ditanyai apakah dirinya punya niat untuk menjadi cawapres, dia sekali lagi bercanda. "Enak jadi wapres karena bisa naik Mercy S Class."

"Itu khayalan orang miskin yang tidak mampu beli Mercedes S Class ya begitu. Pengen beli Mercedes S-Class tapi tidak mampu, jadi berkhayalnya jadi wakil presiden," kata Ahok berseloroh lagi.
Halaman 2 dari 10
(sip/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads