Golkar Cemas Poros Strategis Jadi Terbentuk

Golkar Cemas Poros Strategis Jadi Terbentuk

- detikNews
Jumat, 11 Apr 2014 15:43 WIB
Golkar Cemas Poros Strategis Jadi Terbentuk
Jakarta - Isu koalisi partai-partai Islam atau poros strategis mulai dihembuskan. Golkar ternyata menyimpan kekhawatiran poros strategis terbentuk.

"Lalu Golkar, PDIP, atau Gerindra cari pasangan dengan siapa? Maka partai-partai besar itu dipaksa untuk berkoalisi," kata Ketua DPP Golkar Hajriyanto Thohari di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Jumat (11/4/2014).

Namun kemungkinan partai-partai besar untuk berkoalisi akan sangat kecil. Soalnya masing-masing partai besar sudah punya capres masing-masing.

"Partai menengah membentuk koalisi poros tengah bisa mencapai 31 persen," ucap Hajriyanto.

Kemungkinan paling realistis, partai besar akan berkoalisi dengan partai-partai dengan perolehan menengah itu. Ini bisa memuluskan jalan mensukseskan capres partai besar masing-masing.

"Maka dari itu, pasca pileg politik akan sangat dinamis. Kemungkinan parpol papan atas mengajak partai menengah untuk mencapreskan," kata Hajriyanto.

Namun Hajriyanto masih enggan membuka partai mana yang akan digandeng Golkar dalam koalisi nanti. "Pembicaraan dan kontak-kontak sudah dilakukan dengan semua parpol," katanya.

Perolehan suara Golkar versi hitung cepat di kisaran 14%, artinya masih butuh minimal 11% suara untuk bisa mengusung Aburizal Bakrie sebagai capres. Sisa suara yang dibutuhkan itu bisa didapat dengan jalan koalisi. Jika tak mendapat partner koalisi, maka artinya Ical tak bisa menggenggam boarding pass pencapresan.

(dnu/trq)


Berita Terkait