Petugas Haji Indonesia Survei Ke Jamarat Mina

Petugas Haji Indonesia Survei Ke Jamarat Mina

- detikNews
Selasa, 14 Des 2004 05:09 WIB
Jeddah - Petugas Haji Indonesia sudah mulai berdatangan, baik dari tanah air maupun petugas dari mahasiswa Timur Tengah. Mereka telah siap melayani jamaah haji yang akan tiba di tanah suci pada Minggu (19/12/2004) mendatang.Petugas Haji yang dipimpin oleh Konsul Jenderal RI Jeddah, Tajuddien Noor, yang juga koordinator Harian Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tahun 2005 melakukan survei ke kawasan Pelontaran Jamarat Mina. Jamarat Mina saat ini sedang melakukan renovasi yaitu pelontaran jamarat dan pembangunan dua terowongan baru. Mereka yang melakukan surevei ke Mina, antara lain, Konsul Haji dan juga Ketua Pelaksana PPIH Muslim Nasution, Kepala Bidang Informasi dan Data PPIH Sabilillah Maqam, Kabid Pelayanan Kedatangan dan Pemulangan PPIH Suyatman, Kabid Protokol dan Konsuler PPIH Nurul Aulia, Kepala Komunikasi Didik Suryadi.Muslim Nasution kepada detikcom menjelaskan, pihak Kerajaan Arab Saudi pada musim haji tahun 2005 telah melakukan renovasi di wilayah Jamarat dalam rangka memberikan kemudahan pelontaran jamarat. Beberapa perubahan Jamarat yaitu, sedang dilakukan pembangunan tempat pelontaran berbentuk piringan lonjong mengelilingi pilar pelontaran bersegi empat, tutup lingkarannya diberi warna putih dan lingkaran seluas 46 meter.Selain itu, juga dilengkapi fasilitas jalur keluar masuk, 11 unit jalur masuk dari berbagai arah dan penambahan 12 unit jalur keluar yang dapat mengosongkan jembatan secara cepat dan seketika.Akan dipasang Layar Lebar di kawasan pelontaran Jamarat Mina yang akan menayangkan langsung situasi pelontaran dengan beragam dialek bahasa rencana tersambung ke 700 titik perkemahan jamaah haji di Mina. Layar itu nantinya menjadi panduan utama pengaturan jadwal waktu pelontaran jamarat dalam rangka mengantisipasi kemacetan dan berjubelnya jamaah haji saat melontar jumrah.Hal ini juga dimaksudkan sebagai antisipasi kejadian hal-hal yang tidak diinginkan sebagaimana tragedi musim haji tahun lalu yang menelan korban 56 jamaah haji Indonesia di Jembatan Jamarat."Walaupun dilakukan renovasi jamarat, kepada para jamaah haji Indonesia senantiasa tetap memperhatikan jadwal waktu pelontaran dan selalu menjaga keselamatan serta memperhatikan kesempurnaan ibadah haji," harap Muslim Nasution. (mar/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads