Peristiwa terjadi usai penghitungan di TPS 10 Perumahan Satpol PP, Kelurahan Wonorejo, Distrik Nabire Barat, Kamis (10/4/2014) sekitar pukul 09.30 WIT. Puluhan orang memalang satu-satunya jalan raya di kawasan tersebut setelah caleg yang didukungnya kalah suara.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Sulistyo Pudjo membenarkan kejadian tersebut. Massa sempat mengancam petugas TPS dan ketua RT setempat agar perolehan suara caleg yang didukungnya mendapatkan suara lebih banyak. Bahkan mereka juga mengancam mengusir warga keluar daerah tersebut.
"Pangkalan ojek dan kantor kepala desa sempat dirusak. Beberapa orang masuk rumah sakit," kata Sulistyo ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (10/4/2014).
Warga setempat, Sriningsih, mengatakan sebagian warga masyarakat enggan keluar rumah. Mereka masih ketakutan akibat kejadian yang berlangsung sejak pagi hingga sore. "Kami memilih tinggal di rumah dan tetap waspada," jelasnya ketika dihubungi lewat telepon selulernya di Nabire.
(try/try)











































