Penyebab Pesawat Kepresidenan RI Berputar-putar Sebelum Landing

Penyebab Pesawat Kepresidenan RI Berputar-putar Sebelum Landing

- detikNews
Kamis, 10 Apr 2014 13:40 WIB
Penyebab Pesawat Kepresidenan RI Berputar-putar Sebelum Landing
FlightRadar24
Jakarta - Lewat aplikasi FlightRadar24, terlihat pergerakan pesawat kepresidenan Indonesia sebelum mendarat di Bandara Halim Perdanakusumah, Jaktim. Pesawat itu sempat berputar-putar di langit Bekasi. Kenapa?

Letkol (Pnb) Firman Wirayuda, salah satu perwakilan TNI AU yang ikut dalam penerbangan pesawat dari AS tersebut, membenarkan pesawat Kepresidenan RI sempat berputar-putar sebelum mendarat. Hal itu dilakukan untuk menyesuaikan dengan waktu acara serah terima pesawat.

"Iya tadi sempet muter-muter dulu untuk mengepaskan waktu supaya bisa pas dengan seremoni," kata Firman di Halim Perdanakusumah, Jaktim, Kamis (10/4/2014).

Pesawat itu berangkat dari Amerika Serikat sejak 7 April 2014. Sebelum tiba di Halim, Si Biru sempat singgah di beberapa kota di negeri Paman Sam. Terakhir, pesawat berangkat dari Guam, AS. Pesawat itu dipiloti oleh David dan kopilot Jean. Di dalamnya ada juga perwakilan TNI AU yakni Letkol (Pnb) Firman Wirayuda, Letkol Penerbang Ali Gusman dan Peltu Suminardi.

Situs penerbangan live FlightRadar24 sebelumnya menampilkan gambar pesawat tersebut dengan kode penerbangan N454BJ. Dalam keterangannya disebutkan, pesawat tersebut berjenis Boeing Business Jet (BBJ)-2, milik pemerintah Indonesia.

Pada pukul 10.04 WIB, Kamis (10/4/2014), pesawat berada di atas langit Bekasi dan sempat berputar-putar selama beberapa kali sebelum menuju Halim. Hal ini terlihat dari garis hijau yang melingkar berulang-ulang. Ketinggiannya berada di 2.500 kaki.

Flightradar24 adalah aplikasi yang memudahkan para pengguna untuk mengetahui jadwal tiap pesawat baik itu rute, kecepatan, dan altititude secara spesifik. User akan digiring ke pemandangan secara real time dari atas langit berdasarkan gerakan pesawat yang dipilih.


(mad/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini