Suharso Monoarfa: Andai Saja Suryadharma Tak Dekati Prabowo

Suharso Monoarfa: Andai Saja Suryadharma Tak Dekati Prabowo

- detikNews
Rabu, 09 Apr 2014 21:55 WIB
Suharso Monoarfa: Andai Saja Suryadharma Tak Dekati Prabowo
Jakarta - Manuver Waketum PPP Emron Pangkapi menyerang Ketum PPP Suryadharma Ali dan Djan Faridz mendapat dukungan dari Waketum PPP lainnya, Suharso Monoarfa. Eks Menpera ini merasa suara PPP bisa lebih baik jika saja Suryadharma tak merapat ke Gerindra.

"Anda-andai, apa yang dilakukan Ketua Umum dengan datang ke GBK tidak dilakukan, suara PPP akan lebih bagus," kata Suharso kepada detikcom, Rabu (9/4/2014).

Suharso yakin yang diungkapkan oleh Emron mewakili suara kader-kader PPP di daerah. Sebab, Emron adalah Waketum PPP bidang internal, yang banyak berinteraksi dengan Dewan Pimpinan Cabang PPP di daerah.

"Dengan dia datang ke acara Gerindra, seakan-akan PPP tersubordinasi oleh Partai Gerindra, sehingga pejuang-pejuang di bawah itu kehilangan arah, kok ketua umumnya begini," ujarnya.

Suharso juga menyoroti pernyataan Suryadharma yang menyatakan tak perlu izin elite PPP untuk hadir ke kampanye Gerindra. "Saya pikir konteksnya beda, karena kita sedang berkampanye, gerindra sedang berkampanye, tidak pada tempatnya dia mengatakan hidup Prabowo," ujarnya.

Oleh karenanya, Suharso mendukung manuver Suryadharma merapat ke Gerindra dibahas di rapat pleno. Apakah mungkin Suryadharma digulingkan?

"Itu bisa saja, melalui Munaslub," pungkasnya.

(trq/van)


Berita Terkait