"Tadi baru saja, saya mendapat informasi dari ketua KPUD Yahukimo, bahwa hari ini logistik pemilu untuk 15 distrik (kecamatan) tidak bisa diangkut akibat cuaca. Jadi kita pastikan untuk pencoblosan di kabupaten Yahukimo ditunda 2-3 hari ke depan," ujar Ketua KPU Papua, Adam Arisoi, usai mengikuti doa bersama di Makodam Cenderawasih, Jayapura, Papua, Selasa (8/4/2014).
Menurut Adam Arisoi, keterlambatan pengiriman logistik di Yahukimo dikarenakan miskomunikasi soal jadwal penerbangan, termasuk dengan helikopter TNI. Pengiriman untuk Yahukimo dilakukan melalui dua tempat yakni dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya dan dari Dekay, ibukota Kabupaten Yahukimo. Selain minimnya alat angkut ke beberapa distrik tersebut, juga akibat cuaca.
"Cuaca buruk, berkabut dan hujan. Heli tidak berani terbang ke daerah tersebut," terang Adam Arisoy.
KPU telah menyurati KPU Pusat terkait masalah tersebut dan diketahui oleh Gubernur Papua Lukas Enembe, Kapolda Papua Irjen Pol Tito Karnavian dan Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Christian Zebua. Dalam surat tersebut, KPU mengusulkan agar Yahukimo ditunda pencoblosannya, karena baru beberapa distrik yang logistiknya terkirim dan masih ada puluhan yang belum terkirim.
Sementara itu, hingga saat ini, untuk Kabupaten Nduga, tinggal empat distrik yang belum tersalurkan dari 22 distrik yang ada di kabupaten tersebut. Arisoy menyebutkan, empat distrik di Nduga baru dapat didistribusikan esok hari.
(try/try)










































