Jusuf Kalla akan Maju Sebagai Kandidat Ketum Golkar
Senin, 13 Des 2004 18:14 WIB
Jakarta -
Persaingan memperebutkan kursi ketua umum (ketum) Partai Golkar pada Munas di Bali, 15-20 Desember 2004 mendatang semakin seru. Jusuf Kalla disebut-sebut akan maju sebagai salah seorang kandidat. Hal itu disampaikan orang dekat Kalla yang juga tokoh Golkar Sulsel Aksa Mahmud kepada wartawan di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/12/2004). "Ya pasti, karena lebih dari 24 DPD I mendukung untuk maju," ujarnya menjawab pertanyaan wartawan apakah Kalla akan maju sebagai kandidat ketum. Menurut Aksa, tujuan pencalonan Kalla untuk membesarkan partai Golkar. Apalagi, saat ini karakter Partai Golkar adalah partai penguasa, dimana 80 persen kadernya berada di pemerintahan. "Jadi wajar saja kalau ada kader di pemerintahan yang mau maju menjadi ketua. Makna kebesaran partai bila memilih ketua bisa bersatu," katanya. Aksa menambahkan, Kalla memenuhi persyaratan sebagai calon ketum karena telah aktif di kepengurusan Partai Golkar lebih dari 5 tahun. "Sejak dulu sudah jadi pengurus bukan baru sekarang saja. Kita punya bukti yang akan kita bawa dalam Munas bila sampai dipermasalahkan," paparnya. Kabar yang beredar, Kalla akan menyatakan kesediaannya menjadi kandidat di Hotel Hilton, Selasa (14/12/2004) malam. Jika Kalla benar-benar mencalonkan diri sebagai ketum, ia akan bersaing dengan sejumlah nama seperti Akbar Tandjung, Marwah Daud Ibrahim, Slamet Effendy Yusuf, Surya Paloh, Wiranto dan Agung Laksono.
(rif/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































