Darmin, Anggito dan Fuad Kompak Sebut Century Tak Berdampak Sistemik

Sidang Century

Darmin, Anggito dan Fuad Kompak Sebut Century Tak Berdampak Sistemik

- detikNews
Senin, 07 Apr 2014 20:15 WIB
Darmin, Anggito dan Fuad Kompak Sebut Century Tak Berdampak Sistemik
Ilustrasi (dok.detikcom)
Jakarta - Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia sepakat menyatakan Bank Century sebagai bank gagal dan berdampak sistemik terhadap perbankan nasional. Tapi sejumlah orang yang hadir dalam rapat pra Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), menyatakan sebaliknya.

Hal ini disampaikan bekas Deputi Direktur Direktorat Pengawasan Bank (DPB) 1 Bank Indonesia, Heru Kristiyana saat bersaksi untuk mantan Deputi Gubernur BI Bidang Pengelolaan Moneter dan Devisa Budi Mulya di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (7/4/2014).

Mereka yang berpendapat kondisi Bank Century tidak berdampak sistemik disampaikan di antaranya oleh Darmin Nasution, Anggito Abimanyu dan Fuad Rahmany pada rapat pra-KSSK pada 20 November 2008. "Tidak sistemik," kata Heru menjawab pertanyaan penuntut umum KPK soal pendapat ketiga orang tersebut.

Sementara hasil kesepakatan dalam Rapat Dewan Gubernur BI menyatakan, Bank Century sebagai bank gagal dan berdampak sistemik. "Iya, ditulis dalam ringkasan eksekutifnya," sebut Heru kepada tim pengacara yang bertanya.

Sebenarnya tim DPB 1 BI, menyodorkan hasil analisis yang merekomendasikan Bank Century dinyatakan sebagai bank gagal dan diserahkan ke Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk ditutup karena permasalahan likuiditas yang dialami.

"Usulan bank gagal dari pengawas. Tapi dalam ringkasan eksekutif diubah, bank ini berdampak sistemik," ungkapnya.

Pengubahan redaksional ringkasan eksekutif menurut Heru dilakukan Siti Chalimah Fajdrijah yang menjabat Deputi Gubernur Bidang 6 BI. "Ditulis Bu Siti Fadjrijah," kata Heru menyebut hasil analisis dilaporkan ke KSSK untuk ditindaklanjuti.

Dalam dakwaan dipaparkan alasan sejumlah orang menyebut Bank Century tidak berdampak sistemik. Anggito menyampaikan, analisis risiko sistemik yang diberikan BI belum didukung data yang cukup dan terukur. Sedangkan Fuad Rahmany menyebut Bank Century tidak besar secara finansial, tidak menimbulkan risiko yang signifikan terhadap bank lain.

(fdn/nvc)


Berita Terkait