Cak Imin, demikian dia biasa disapa, mengatakan partainya kini sedang memantau elektabilitas Rhoma dan Mahfud. Tokoh yang elektabilitasnya lebih tinggi akan ditetapkan sebagai capres.
"Apakah kita akan mengusung Mahfud atau Rhoma itu nanti tergantung elektabilitasnya tinggi yang mana. Kalau JK, dia mau cawapres," kata Cak Imin di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Senin (7/4/2014).
Cak Imin mengatakan saat ini PKB masih mencari partner koalisi. PKB menyadari tak akan mampu mengusung capres sendirian.
"Kita ajak bicara partai lain, musyawarah alim ulama, kita siap untuk memimpin," ucapnya.
"PKB masih terbuka dengan siapapun," tutupnya.
(trq/trq)










































